posaceh.com, Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) tahun 2023, menargetkan Pulo Aceh sebagai destinasi wisata unggulan.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Besar, Rahmawati, SPd, mengatakan, Pulo Aceh memiliki potensi luar biasa untuk menjadi sektor unggulan di Kabupaten Aceh Besar, oleh sebab itu, Pemerintah Aceh Besar memasukan pengembangan wisata di Pulo Aceh dalam rencana kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Besar tahun 2023 mendatang.
“Pulo Aceh memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan, oleh karena itu Pulo Aceh menjadi salah satu fokus yang akan kita bahas dalam Musrenbang RKPK Aceh Besar tahun 2023,” katanya saat pembukaan Musrenbang RKPK Aceh Besar tahun 2023 di Aula LPMP Aceh, Niron, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Rabu (30/3/2022).
Ia juga mengatakan, untuk pengembangan tersebut Pemkab Aceh Besar mengundang perwakilan Badan Pengelola Kawasan Sabang (BPKS) untuk memberi masukan terkait pengembangan wisata di Pulo Aceh.
“Itu sebabnya kita undang BPKS dalam musrenbang kali ini,” ujarnya.
Selain pariwisata, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga selalu berupaya menurunkan jumlah penduduk miskin setiap tahunnya. Berdasarkan data badan pusat statistik Aceh Besar, pada tahun 2020 angka kemiskinan Kabupaten Aceh Besar tercatat sebesar 13,84%, tetapi pada akhir tahun 2021 angka kemiskinan Aceh Besar sedikit meningkat menjadi 14,05% akibat inflasi dan menurunnya aktivitas ekonomi masyarakat yang salah satunya disebabkan oleh pandemic global covid-19.
“Namun, angka kemiskinan kabupaten aceh besar tahun 2021 masih berada di bawah angka kemiskinan Provinsi Aceh yang tercatat sebesar 15,33%,” sebutnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menargetkan akselerasi pembangunan pada tahun 2023 mendatang, khususnya pada sektor infrastruktur pelayanan dasar untuk mengurangi beban masyarakat sebagai upaya percepatan untuk penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Namun demikian, kami menyadari bahwa tugas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pada tahun yang akan datang sangatlah berat dalam upaya mensejahterakan masyarakat sehingga perlu adanya sinergisitas seluruh stake holder dan partisipasi masyarakat untuk membangun bersama kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya. (Muiz)
