posaceh.com, Kota Jantho – Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali yang diwakili Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi membuka Pelatihan Keuchik se-Kabupaten Aceh Besar hasil pemilihan langsung serentak tahun 2021 di Aula Gedung SKB Kota Jantho, Selasa (22/3/2022).
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Komisi I DPRK Aceh Besar Nabhani S.IKom, Asisten I Setdakab Aceh Besar Farhan AP, Asisten II Setdakab Aceh Besar M Ali SSos MSi, dan para keuchik hasil Pilchiksungtak di Aceh Besar tahun 2021.
Ketua penyelenggara yang juga Kabag Pemerintahan Setdakab Aceh Besar, Rahmadaniaty SSos MM menjelaskan, pelatihan keuchik tersebut berlangsung dalam dua gelombang, masing-masing tanggal 22 Maret 2022 dan 23 Maret 2022 dengan total keuchik yang dilantik sebanyak 244 orang. Para peserta akan dibahani oleh sejumlah narasumber terkait, masing-masing tentang Arah Kebijakan Pemkab Aceh Besar dalam peningkatan kapasitas aparatur gampong, Tugas fungsi hak dan kewajiban keuchik gampong di Kabupaten Aceh Besar, Perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan dan asset gampong di Aceh Besar, dan tentang Administrasi pemeritahan gampong.
Ketua Komisi I DPRK Aceh Besar Nabhani menyambut baik penyelenggaraan pelatihan keuchik tersebut. Diharapkan agar para pimpinan gampong hasil Pilchiksungtak tahun 2021 tersebut dapat menjalankan amanah dan mengelola keuangan gampong secara baik.
“Pelatihan ini sangat penting bagi para keuchik. Untuk itu, ikutilah dengan baik dan sungguh-sungguh karena sangat berguna,” harap Nabhani.

Foto/ Prokopim Setdakab Aceh Besar
Sementara itu, Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi mengatakan, pelatihan keuchik hasil pemilihan langsung serentak tersebut sangat penting dilaksanakan, mengingat keuchik berkedudukan sebagai kepala pemerintahan gampong yang memimpin penyelenggaraan pemerintahan gampong.
Sesuai Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 26 (1) Kepala Desa bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini penting guna mendukung kesuksesan keuchik dalam melaksanakan tugas sebagai kepala pemerintahan.
Melalui kegiatan pelatihan itu, Sekdakab Aceh Besar berharap para keuchik dapat menjalankan tugasnya sesuai tugas pokok, fungsi, dan wewenangnya sebagai sebagai kepala pemerintahan gampong yang nantinya akan dibahas oleh narasumber.
Selain itu, tentunya dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturrahmi, membangun kekompakan, kebersamaan, dan dapat menjalin komunikasi dengan baik di antara sesama keuchik dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.
Kemudian juga dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus melakukan berbagai upaya dengan berbagai kebijakan dalam peningkatan kapasitas aparatur gampong yang juga nantinya akan dibahas oleh narasumber. Selain itu juga diharapkan kepada seluruh keuchik untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan.
Menurutnya, materi-materi yang dibahas dalam pelatihan ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi keuchik dalam menjalankan tugasnya.
“Oleh karena itu, sekali lagi saya harapkan kepada seluruh keuchik peserta pelatihan ini agar mengikuti dengan penuh keseriusan dan apa yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diaplikasikan dalam menjalankan tugas dan memajukan gampong,” pungkasnya. (Muiz/Rel)











