Pemkab Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa Teknik USK, Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

10
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, S.Pd.I., M.M., memberi piagam penghargaan kepada Keuchik Bukloh Rizal Junaidi SE, pada penutupan PBMT XIII di Meunasah Gampong Bukloh, Kecamatan Sukamakmur, Minggu (8/11/2026). FOTO/ M HERIZAL

posaceh.com, Kota Jantho — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyampaikan apresiasi atas pengabdian mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) melalui kegiatan Pekan Bakti Mahasiswa Teknik (PBMT) XIII yang dilaksanakan di enam gampong di Kabupaten Aceh Besar. Pemkab berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah tersebut terus berlanjut guna mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat gampong. Hal itu disampaikan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, S.Pd.I., M.M., pada penutupan PBMT XIII di Meunasah Gampong Bukloh, Kecamatan Sukamakmur, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama lebih dari satu bulan tersebut mengusung tema “Mengakar pada Potensi Lokal, Menghadirkan Solusi Berkelanjutan melalui Inkulturisasi, Identifikasi, dan Inovasi Teknologi Tepat Guna”. Program pengabdian ini dilaksanakan di enam gampong, yakni Niron, Lambarih Jurong Raya, Lam Teungoh, Bukloh, Lam Tutui, dan Lambadeuk, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam sambutannya, Fata Muhammad menyampaikan apresiasi kepada Rektor USK, Dekan Fakultas Teknik, dosen pembimbing, panitia, serta seluruh mahasiswa yang telah memilih sejumlah gampong di Aceh Besar sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa selama pelaksanaan PBMT bukan sekadar menjalankan kegiatan akademik, melainkan turut memberikan kontribusi nyata melalui gotong royong, pembangunan fasilitas gampong, edukasi, dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya datang untuk berkunjung, tetapi benar-benar mengabdi, bergotong royong bersama masyarakat, membantu membangun fasilitas gampong, memberikan edukasi, dan menjadi contoh bahwa ilmu teknik bukan hanya di atas kertas, tetapi harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Fata.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, kampus diharapkan terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan yang mampu menjawab kebutuhan di tingkat gampong.

Fata juga berpesan kepada mahasiswa agar tidak hanya mengejar kemampuan akademik, tetapi turut membangun karakter, akhlak, dan kepedulian sosial.

“Jadilah sarjana yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak dan peduli. Jangan pernah malu turun ke lapangan, karena pemimpin besar lahir dari masyarakat, dari mereka yang mau berkeringat bersama rakyat,” pesannya.

Ia berharap berbagai hasil pekerjaan dan fasilitas yang telah dibangun selama PBMT dapat dijaga serta dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Selain itu, hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan USK, khususnya Fakultas Teknik, diharapkan terus berlanjut pada masa mendatang.

Sementara itu, Rektor USK melalui Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Prof. Dr. Taufik C. Dawood, S.E., M.Ec.Dev., menyampaikan bahwa PBMT merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, hingga para sponsor dan mahasiswa yang terlibat.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, S.Pd.I., M.M memberi sambutan pada penutupan PBMT XIII di Meunasah Gampong Bukloh, Kecamatan Sukamakmur, Minggu (8/11/2026).
FOTO/ M HERIZAL

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga ke depan mahasiswa dan dosen bisa terus berinovasi serta menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat di sekitar kampus,” ujarnya.

Dekan Fakultas Teknik USK, Prof. Dr. Ir. Iskandar, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., mengatakan PBMT merupakan kegiatan rutin yang menjadi salah satu ciri khas Fakultas Teknik USK dalam membina desa-desa di sekitar lingkungan kampus.

Menurutnya, berbagai disiplin ilmu yang dimiliki Fakultas Teknik dapat dikolaborasikan untuk membantu menyelesaikan persoalan masyarakat, mulai dari perencanaan wilayah dan kota, sanitasi, transportasi, hingga teknologi informasi dan jaringan internet.

“Penutupan hari ini bukan berarti pengabdian kami berakhir. Tidak tertutup kemungkinan kerja sama ini terus dilanjutkan untuk membantu berbagai persoalan yang dihadapi desa-desa di sekitar USK,” katanya.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan kegiatan pengabdian tersebut. Iskandar berharap mahasiswa tetap menjaga silaturahmi dengan masyarakat meskipun program PBMT telah berakhir.

Pada kesempatan yang sama, Keuchik Bukloh, Rizal Junaidi, S.E., menyampaikan terima kasih atas kolaborasi mahasiswa Fakultas Teknik USK yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang dihadapi Gampong Bukloh adalah infrastruktur sanitasi. Melalui program PBMT XIII, mahasiswa berhasil membangun tiga sumur resapan untuk membantu mengatasi persoalan air limbah rumah tangga dan genangan air saat hujan deras.

“Alhamdulillah, melalui kolaborasi dengan adik-adik mahasiswa, meskipun pertemuannya sekitar 10 kali, manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Bahkan, ada dua rumah tangga yang sebelumnya mengalami persoalan terkait aliran air limbah, kini sudah dapat terbantu dengan adanya sumur resapan,” ungkap Rizal.

Selain pembangunan sumur resapan, mahasiswa juga membuat kolam ikan percontohan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan tidur dan mengembangkan potensi ekonomi gampong.

Rizal berharap kegiatan pengabdian seperti PBMT dapat terus dilaksanakan dengan intensitas lebih sering, baik melalui program kuliah kerja nyata (KKN) maupun kegiatan pengabdian lainnya.

“Kita tidak harus selalu berbicara soal dana, yang penting kolaborasi. Dengan kerja sama seperti ini, keterbatasan yang dimiliki gampong bisa dibantu melalui pengetahuan dan inovasi dari perguruan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Teknik USK, Teuku Marzuki, turut mengapresiasi pelaksanaan PBMT XIII. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat, membangun komunikasi, bekerja sama, serta menumbuhkan kepekaan sosial.

Ia berharap pengalaman selama berada di tengah masyarakat dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjadi sarjana teknik dan profesional yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter, kepemimpinan, integritas, dan tanggung jawab sosial.

Menurutnya, keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari gelar, jabatan, maupun pencapaian materi, tetapi juga dari sejauh mana ilmu dan keahlian yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Penutupan PBMT XIII tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Fakultas Teknik USK, dosen, Ikatan Alumni Fakultas Teknik, panitia, mahasiswa, para keuchik dari gampong lokasi pengabdian, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.(Rinaldi)

Exit mobile version