Daerah

Pemkab Aceh Barat Jalin Kerjasama Dengan UIN Ar-Raniry

1787
FOTO/ DISKOMINSA ACEH BARAT Bupati Aceh Barat H Ramli MS dan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA, memperlihat bukti MoU, di Ruang Rapat Bupati Aceh Barat, Jumat (23/2/2020)

posaceh.com, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, penandatanganan naskah kerja sama atau MoU dilakukan oleh Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS dengan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA, di Ruang Rapat Bupati Aceh Barat, Jumat (23/2/2020)

Penandatanganan naskah kerja sama tersebut disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Saifullah Idris, MA, Wakil Dekan 1 Fakultas Tarbiayah, Dr. Masbur, MA, sedangkan dari Pemkab Aceh Barat disaksikan oleh Asisten Pemerintahan, Kadis DP3AKB, Kadis Syariat Islam, Kadis Pendidikan Dayah, Kabag Hukum dan pejabat terkait lainnya.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA usai menandatangani naskah kerja sama, mengatakan bahwa kerja sama ini dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) baik di UIN maupun di Kabupaten Aceh Barat

“Dengan adanya penanda tanganan MoU ini akan ada banyak hal yang dapat dilakukan pengembangannya nantinya, baik dari segi pengabdian, peningkatan SDM, pertukaran SDM maupun hal lain yang dapat bermanfaat bagi kedua instansi ini dan masyarakat,” ujarnya.

Prof Warul menambahkan, MoU tersebut merupakan nota kesepakatan atau perjanjian kerjasama atau juga perjanjian pendahuluan dalam ikatan kebersamaan yang bisa dilakukan dalam banyak program, termasuk program yang dikembangkan oleh Bupati Aceh Barat seperti Program Gampong Muslimin.

“Kami juga di UIN Ar-Raniry mengikuti perkembangan program kampung muslimin yang luar biasa, dengan penanda tanganan MoU ini telah terjadi penguatan ikatan bersama, saling membangun dan isi mengisi, saling membantu dan membina, MoU ini bertujuan untuk melakukan suatu koordinasi yang penuh sinergis untuk sama-sama mengalirkan energi mutu yang kita punya masing masing ke arah penguatan dan pengembangan berbagai sektor yakni syariat Islam, pendidikan, ekonomi, sosial budaya dan sektor sektor lainnya” imbuhnya.

Prof Warul Walidin menambahkan UIN Ar-Raniry terdapat 56 prodi dan 9 fakultas, 1 pasca sarjana dan prodi-prodi yang bisa disinergikan dengan program-program Bupati Aceh Barat.

“Nanti tiap-tiap Fakultas akan bersinergi dengan SKPK-SKPK dan akan ditanda tangani oleh SKPK-SKPK yang bergerak di bidangnya masing masing, Asisten Pemerintahan nantinya juga bisa bersinergi dengan Fakultas FISIP yang merupakan FISIP UIN satu satunya di Sumatera, UIN Ar-Raniry merupakan pertama di luar pulau jawa dan ke 3 di Indonesia setelah Jakarta dan Jogja” katanya.

Untuk progam-program pembangunan yang menyentuh langsung ke masyarakat seperti KPM dan baksos, Prof Warul juga akan menurunkan ke lapangan, ia yakin kerjasama ini dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak terutama UIN Ar-Raniry karena ia mengetahui banyak prestasi Pemkab Aceh Barat selama ini sebagai modal yg dapat kita jadikan sebagai upaya sinergitas ini.

“Semoga MoU ini dapat memajukan pendidikan, hari ini momentum yang tepat untuk membangun sinergi bersama antara UIN Ar-Raniry dan Pemkab Aceh Barat dalam rangka peningkatan SDM, sosial religi, keagamaan, ekonomi berbasis syariah, Iptek, ilmu pemerintahan, arsitektur, dakwah, termasuk komunikasi, psikologi, bisnis dan sektor lainnya bisa disinergikan” ujarnya.

Sementara itu Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS dalam sambutannya menyampaikan konsep pembangunan yang dilakukannya untuk Aceh barat adalah pembangunan moral.

“Maka kita bentuklah kampung muslimin, lalu saya juga memfokuskan pembangunan di pedalaman agar tidak ada lagi kesenjangan kota dan desa, sehingga tidak akan ada lagi orang yang melakukan pemberontakan di Aceh Barat, karena mereka sudah siap secara ekonomi” tuturnya.

Terakhir Bupati berharap MoU ini dapat membangkitkan sendi-sendi Islam di seluruh pelosok Aceh Barat, dan Bupati juga berharap UIN Ar-Raniry dapat memilih Aceh Barat sebagai salah satu Kabupaten percontohan untuk keberhasilan MoU tersebut.

“Saya sebagai Bupati siap mensukseskan MOU ini” pungkasnya.(Rezha/RiL)

Exit mobile version