Daerah

Pemilihan Keuchik di Gampong Ilie Kota Banda Aceh Diduga Kuat Terjadi Kecurangan

347
Dokumen absensi pemilih di salah satu TPS Gampong Ilie yang diduga tidak sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) saat pelaksanaan Pilchiksung Banda Aceh,Minggu (7/12/2025). FOTO/IST

posaceh.com, Banda Aceh – Warga Desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, menduga pelaksanaan pemilihan keuchik secara langsung (pilchiksung) di gampong setempat terjadi kecurangan. Dugaan tersebut disampaikan warga berdasarkan sejumlah temuan selama proses pemungutan suara berlangsung.

“Dugaan permainan ada di P2K (Panitia Pemilihan Keuchik) dan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), pendataan nomor dan nama DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang tidak sesuai dan adanya pencoblosan pemilih dua kali di data tersebut,” kata warga Desa Ilie, Marzuki alias Cut Adek, Selasa, 16 Desember 2025.

Selain persoalan data pemilih, Cut Adek juga menyampaikan adanya dugaan keterlibatan kepala dusun dalam pengelolaan undangan pemilih. Ia juga menyoroti penggunaan titel atau jabatan aparatur gampong dalam spanduk pemilihan, meskipun masa jabatan yang bersangkutan disebut telah berakhir.

“Dugaan terbesar ada di P2K. Ini semua jelas melanggar Peraturan Wali Kota Banda Aceh Nomor 26 Tahun 2025,” katanya.

Menurutnya, dugaan kesalahan paling besar berada pada Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) yang memiliki kewenangan dalam mengoordinasikan seluruh tahapan pilchiksung.

“Pada saat undangan pemilih yang tidak sampai ke tempat pemilih dengan alasan-alasan tertentu, menjelang pemilihan seluruh undangan adanya instruksi untuk diberikan kembali kepada kepala dusun, sehingga adanya indikasi intervensi dari kadus dan penyalahgunaan undangan tersebut, sehingga melanggar Perwal Nomor 26 Tahun 2025 sebagaimana yang sudah diatur,” ujarnya.

Marzuki juga menyebutkan bahwa dugaan kecurangan tersebut telah disampaikan ke pihak Kecamatan Ulee Kareng pada Jumat, 12 Desember 2025 lalu.

“Saat ini kami sedang menunggu jawaban dari Camat Ulee Kareng,” kata Marzuki(AMZ/*)

Exit mobile version