Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Melalui Dinas Sosial Aceh Dorong Pengusulan Teungku Syiek Pante Geulima sebagai Pahlawan Nasional

22
Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Michael Octaviano memberikan sambutan pada acara seminar Provinsi Usulan Pahlawan Nasional Teungku Syiek Pante Geulima, di Aula Kantor Dinas Sosial Aceh, Banda Aceh, Rabu, 20/5/2026. FOTO/ ABDUL HADI

posaceh.com, Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh mulai serius mendorong pengusulan Teungku Syiek Pante Geulima sebagai Pahlawan Nasional. Sosok ulama kharismatik, panglima perang, guru, sekaligus sastrawan itu dinilai memiliki kontribusi besar dalam perjuangan rakyat Aceh melawan kolonial Belanda pada abad ke-19.

Dorongan tersebut mengemuka dalam Seminar Provinsi Usulan Pahlawan Nasional Teungku Syiek Pante Geulima yang digelar di Aula Dinas Sosial Aceh, Rabu (20/5/2026).

Seminar tersebut menghadirkan unsur pemerintah, akademisi, budayawan, tokoh masyarakat, hingga ahli waris untuk mengupas rekam jejak perjuangan tokoh yang gugur syahid pada tahun 1901 itu.

Teungku Syiek Pante Geulima dikenal bukan hanya sebagai pemimpin perlawanan bersenjata, tetapi juga sebagai sosok yang membangun kekuatan moral dan spiritual rakyat Aceh melalui pendidikan agama di tengah agresi kolonial Belanda. Ia menjadi figur pemersatu yang mampu menggerakkan masyarakat pesisir hingga pedalaman untuk mempertahankan tanah air.

Pengaruh besar di tengah masyarakat membuat namanya tetap hidup dalam ingatan kolektif rakyat Aceh. Keteguhan sikap, keberanian, serta pengorbanannya dalam Perang Aceh dinilai memenuhi jejak historis sebagai tokoh nasional yang berjuang mempertahankan kedaulatan bangsa.

Salah satu ahli waris Teungku Syiek Pante Geulima, Mustafa Abubakar, menyebut pengusulan gelar Pahlawan Nasional merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan besar yang diwariskan kepada rakyat Aceh dan Indonesia.

“Mengenang perjuangan yang begitu gigih dalam memimpin dan melawan penjajahan Belanda hingga syahid pada tahun 1901. Maka sudah sepatutnya Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh mengusulkan Teungku Syiek Pante Geulima sebagai salah satu pahlawan nasional dari Aceh,” ujar Mustafa Abubakar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Michael Octaviano, menegaskan bahwa pengusulan gelar Pahlawan Nasional bukan sekadar agenda administratif, melainkan upaya merawat ingatan sejarah Aceh yang selama ini banyak tersimpan dalam manuskrip, hikayat, dan cerita lisan masyarakat.

Menurutnya, pengusulan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkenalkan nilai perjuangan dan keteladanan tokoh Aceh kepada generasi muda.(Hadi)

Exit mobile version