Olahraga

Pemain Sepak Bola Pra PORA Aceh Besar Mulai Perkuat Pertahanan dan Pertajam Serangan

536
Pemain Pra PORA melaksanakan latihan passing bola dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

posaceh.com, Banda Aceh – Pemain sepak bola Pra PORA Aceh Besar mulai berlatih strategi pertahanan dan serangan dalam dua kelompok untuk membentuk sebuah tim yang solid.

Pelatihan tetap dipimpin Mukhlis Nakata bersama asistennya, M Hidayat serta pelatih kiper Rahmanuddin di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/5/2025) sore.

Di bawah suhu 33 derajat Celcius, para pemain memanfaatkan area lapangan yang tertutup bayangan pepohonan untuk melakukan latihan pembuka, sprint secara bergantian.

Saat suhu cuaca mulai turun, bergerak ke area yang diterpa sinar matahari, tetapi masa terasa panas walau jam menunjukkan pukul 17.30 WIB. Di area ini, pemain bebas menendang bola sesama pemain sebelum dilanjutkan dengan passing secara tepat dan akurat.

Skema latihan ini yang dilaksanakan dengan serius oleh pemain yang rata-rata masih berusia muda mulai menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam mengolah bola.

Pemain Pra PORA bersiap menendang bola di bawah terpaan sinar matahari ke gawang dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Nakata, sang legenda Persiraja ini yang tetap telaten memperhatikan anak asuhnya berlatih, tidak bosan-bosannya memberi arahan agar para pemain memahami apa yang diinstruksikannya.

Jika ada pemain yang salah, maka dia langsung memberi contoh kepada pemain, bagaimana cara melakukan passing dekat atau juga menendang bola, sehingga semuanya dapat berjalan sesuai rencananya.

Nakata melatih pola serangan dan finishing dan asistennya di gawang satu lagi melatih pola bertahan kepada pemain. Untuk serangan difokuskan pada gelandang, sayap dan striker.

Sedangkan sektor pertahanan, dikhususkan untuk bek agar mampu menghalau serangan lawan dengan baik dari berbagai pola yang diinstruksikan oleh Hidayat.

Pemain Pra PORA bersiap menendang bola setengah lambung ke gawang dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Sementara Nakata, memberi pelatihan pola serangan dengan menendang bola langsung ke gawang yang dikawal empat kiper secara bergantian. Sebagian besar tendangan melenceng, seperti ke atas atau kiri gawang, serta melambung tinggi di atas gawang,

Hanya beberapa yang berhasil menjebol gawang, menunjukkan kiper mulai memahami pola yang diajarkan oleh Rahmanuddin. Para pemain saling membalas kata-kata, saat kiper menantang pemain untuk membobol gawang.

Pada latihan ini, seluruh pemain tampak gembira saat gawang berhasil dibobol. Bahkan, pelatih Rahmanuddin dan asistennya Zikri juga menjadi kiper.

Latihan menendang bola ke dalam gawang ini, bagian dari mempertajam serangan atau finishing dan kiper berlatih menggagalkan serangan pemain melalui pola yang diterapkan Rahmanuddin.

Tendangan langsung ke gawang dilaksanakan melalui sejumlah skema, baik melalui tendangan kaki kanan maupun kaki kiri, serta tandukan dengan kepala ke dalam gawang.

Pemain Pra PORA melaksanakan latihan bertahan dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Dalam latihan ini, tampak hanya beberapa pemain yang berhasil menendang bola dengan baik ke gawang, lainnya melenceng atau ditahan oleh kiper. Bola ditendang dengan keras, sehingga banyak yang melambung atau melenceng.

Tetapi, sebagian tendangan mendatar tidak berhasil dihalau kiper, sehingga masuk dalam gawang. Kiper yang mendapat tempaan keras dari pelatih terus berupaya memperbaiki diri dalam menyelamatkan gawang.

Pemain Pra PORA berebut minum air seusai jeda latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Tendangan keras para pemain, sebagian dihalau dengan kaki atau juga ditepis dengan tangan. Namun, untuk tendangan kaki kiri, banyak pemain yang gagal menendang dengan baik, karena tendangan lemah, tidak ada tenaga.

Melihat kondisi itu, Nakata memberi contoh cara menendang dengan kaki kiri, tetapi belum juga berjalan baik. Masih banyak pemain tidak bisa menendang keras bola dengan kaki kiri, kalaupun ada, banyak melenceng dari gawang.

Seiring suara mengaji mulai terdengar dari masjid sekitar, pelatih menghentikan latihan, yang dilanjutkan dengan peregangan otot, sebelum pulang kembali ke rumah masing-masing.

Direncanakan, latihan dilanjutkan pada Jumat (30/5/2025) dengan tempat latihan belum ditentukan, tetapi direncanakan di Lapangan PS Persima, Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, sebelum laga uji coba atau show game pada Sabtu (31/5/2025).(Muh)

Exit mobile version