DaerahNews

Pasca Banjir, Tepi Sungai Wisata Brayeun Longsor

2911

 

POSACEH.COM, KOTA JANTHO – Pasca banjir besar Krueng Geupeu Sarah, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar pada 12 Mei 2020 lalu, telah mengakibatkan terjadinya longsor di tepi sungai wisata Bayeuen. “Longsor tepi irigasi Brayeuen mengaliri air ratusan hektar untuk persawahan masyarakat di Kecamatan Leupung,” kata Ilyas Ramli CR Ketua Pengelola wisata alam Brayeun Kecamatan Leupung, kepada sejumlah media, Sabtu (16/5/2020).

Diungkapkannya, kawasan irigasi Brayeun yang di bangun oleh Belanda ratusan tahun lalu juga menjadi ikon wisata alam bagi masyarakat sekitar. “Sumber air yang melimpah pada kawasan tersebut dimamfaatkan oleh masyarakat Leupung melalui pembangunan intek dan pemipaan oleh Uni Eropa melalui NGO THW Germany yang sekarang pemeliharaannya dilakukan oleh PT SBA semen andalas,” jelasnya.

Kata Ilyas, sumber air tersebut juga digunakan PT SBA untuk operasional pabrik semen andalas yang berlokasi di Lhoknga. “Sebelum tragedi tsunami air dari pergunungan kawasan tersebut juga di suplai wilayah Ule Lhue Banda Aceh,” ungkapnya lagi.

Pada kesempatan itu, Ilyas berharap kepada pihak terkait khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar agar bisa turun ke lapangan melakukan berbagai tindakan pembangunan untuk mencegah abrasi dan longsor lebih luas di kemudian hari. “Jika ini terus berlanjut abrasinya berdampak besar bagi kelangsungan hidup pertanian dan kebutuhan air oleh masyarakat sekitar,” pungkas Ilyas berharap ada perhatian dan perbaikan dari Pemkab Aceh Besar.(MarDG)

Exit mobile version