Pemerintah Aceh

Pangdam IM Pimpin Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026

15
×

Pangdam IM Pimpin Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026

Sebarkan artikel ini
Pangdam IM, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, menyematkan tanda pangkat kepada lulusan Dikmaba Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Rindam Iskandar Muda, Jumat (24/4/2026). FOTO/ PENDAM IM

* Di Rindam Iskandar Muda

posaceh.com, Kota Jantho — Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, memimpin langsung Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Rindam Iskandar Muda, Jumat (24/4/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Kasdam Iskandar Muda, Irdam Iskandar Muda, Kapoksahli Pangdam IM, Danrindam Iskandar Muda, para asisten Kasdam, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forkopimcam. Turut hadir Bupati Aceh Besar, Kapolres Aceh Besar, Kepala SPN Polda Aceh, para keuchik setempat, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta pengurus.

Dalam amanatnya, Pangdam IM menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para prajurit siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik dengan pangkat Sersan Dua. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan pengorbanan selama masa pendidikan.

“Pendidikan ini bertujuan membentuk sikap dan perilaku dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang memiliki mental tangguh, dilandasi keimanan dan ketakwaan, serta jiwa nasionalisme yang tinggi,” ujar Pangdam.

Pangdam IM, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, memberikan arahan dan sambutan saat memimpin Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Rindam Iskandar Muda, Jumat (24/4/2026). FOTO/ PENDAM IM

Ia juga menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian sebagai prajurit. Para Bintara remaja diminta terus mengembangkan kemampuan fisik, mental, dan intelektual untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Sebagai pedoman, Pangdam IM memberikan sejumlah penekanan, di antaranya menjaga disiplin, tidak cepat berpuas diri, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Selain itu, para prajurit diminta menjunjung tinggi hukum, menghindari pelanggaran, serta mengutamakan faktor keamanan dalam setiap tugas.

Di akhir amanatnya, Pangdam berharap para prajurit yang baru dilantik dapat menjadi prajurit profesional, tangguh, dan dicintai rakyat, serta mampu berkontribusi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara penutupan ini menjadi momentum awal bagi para Bintara remaja dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus mencerminkan komitmen TNI AD dalam mencetak prajurit yang berintegritas dan berkualitas.(Hadi)