EkbisNasional

New Toyota bZ4X Touring Laris Manis di Indonesia?

32
×

New Toyota bZ4X Touring Laris Manis di Indonesia?

Sebarkan artikel ini
Toyota bZ4X. FOTO/TAM

posaceh.com, Jakarta – Beberapa bulan lalu, Toyota menghadirkan varian baru untuk bZ4X di Indonesia, yaitu Touring yang dibanderol Rp 889 jutaan.

Memang harganya jauh lebih mahal ketimbang varian di bawahnya, tapi bukan berarti modelnya nggak laris terjual di pasarnya

Toyota bZ4X menjadi satu dari sekian banyaknya mobil SUV listrik yang dijual di Indonesia hingga tahun ini, dan modelnya terlihat cukup menjanjikan ketika pertama kali dirilis.

Tapi saat itu modelnya masih didatangkan langsung dari luar negeri, jadi nggak heran kalau bZ4X dibanderol lebih dari Rp 1 miliar.

Harganya yang terlalu mahal untuk model seperti ini membuatnya merakit bZ4X secara lokal mulai tahun lalu.

Setelah setahun dirakit lokal, Toyota bZ4X mendapat varian baru yang diluncurkan sekitar akhir Juli lalu, yaitu Touring.

Yang membedakannya dengan varian lainnya yaitu dimensinya lebih panjang, dan ini memberikan ruang kabin lebih lega, baik ruang kaki maupun bagasi belakang mobil.

Meski dari tampilan luarnya nggak ada perbedaan yang cukup signifikan, dan mobil masih punya desain kokoh agar disesuaikan dengan karakternya sebagai mobil SUV.

Toyota juga membekalinya dengan penggerak AWD (all-wheel drive) yang mengandalkan dua motor listrik untuk memaksimalkan performanya dimana saja.

Masing-masing motor listrik ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 167 kW dan torsi 268,6 Nm, lumayan bertenaga untuk mobil seperti ini.

Terlebih dengan baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh sejauh 487 km dalam sekali isi daya sampai penuh.

Tidak sampai disitu, Toyota bZ4X Touring juga dilengkapi dengan drive mode yang punya mode snow/dirt dan deep snow/mud, yang bisa membuat mobil tetap melaju dimana saja.

Grip control dapat memberikan traksi maksimal ketika mobil melalui jalanan licin maupun tidak rata seperti off-road, sehingga pengendaliannya bisa lebih baik lagi.

Tidak heran kenapa modelnya dibanderol Rp 890 jutaan, lebih mahal ketimbang varian bawahnya yang dibanderol Rp 700 jutaan, termasuk Urban Cruiser EV yang dipatok Rp 750 jutaan.

Meski begitu, Toyota menyebut varian barunya bZ4X sudah menarik perhatian banyak konsumen setelah modelnya dirilis akhir Juli lalu.

Hanya saja mereka tidak merinci berapa banyak unit yang terjual selama tiga bulan terakhir, tapi mungkin saja dari 73 unit yang terjual sepanjang Januari-Agustus 2026, sebagian besar diantaranya berupa varian Touring.

Ini sudah menjadi hasil yang cukup bagus baginya meski tergolong baru di pasarnya.

Tambah Lebih Banyak Model BEV di Indonesia

bZ4X Touring ini menjadi bagian dari strategi multi-pathway-nya di Indonesia, dimana Toyota menargetkan untuk merilis lebih banyak mobil listrik disini.

Jelas hanya menjual dua model saja masih belum cukup untuk memeriahkan pasarnya, dan ini yang membuatnya merilis Hilux BEV beberapa bulan lalu.

Memang modelnya dipatok lebih dari Rp 1 miliar seperti bZ4X model CBU, tapi setidaknya mereka bisa menawarkan pilihan selain versi dieselnya.

Pasar BEV sebenarnya berjalan jauh lebih ketat dari tahun-tahun sebelumnya, dimana banyak merek mobil asal China yang menghadirkan mobil jenis ini.

Belum lagi banyak diantaranya dipatok kurang dari Rp 300 jutaan, dan tidak mengherankan kenapa model seperti BYD Atto 1 hingga Jaecoo J5 EV bisa selaris itu sampai sekarang.

Tapi Toyota nggak mau terburu-buru merilis banyak model BEV disini, karena semuanya membutuhkan riset pasar lebih dalam.

Jelas mereka nggak mau mobil barunya ini kurang laku terjual karena tidak sesuai dengan permintaan di pasar tujuannya.

Mereka harus lebih berhati-hati sebelum membawa salah satu mobil listrik maupun PHEV-nya ke Indonesia, dan mungkin ini yang menjelaskan kenapa mereka baru punya tiga model BEV disini. Sementara untuk mobil PHEV mereka tidak punya penggantinya RAV4 PHEV.

Kelihatannya mereka masih malu-malu menghadirkan MPV listrik di Indonesia meski mereka pernah mengembangkan Kijang Innova EV, tapi hasil pengembangannya dipakai untuk merakit lokal bZ4X.(Muh/*)