Olahraga

Murlin Ketua Umum Barongsai Aceh, Terpilih Secara Aklamasi

24
Ketua Umum Terpilih Barongsai Aceh, Merlin (dua dari kanan) dan Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi, T Rayuan Sukma dan pengurus lainnya berpose bersama pada Musprov FOBI Aceh di Banda Aceh. Foto : FOBI Aceh

posaceh.com, Banda Aceh— Murlin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Aceh periode 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Hotel Seventeen, Banda Aceh, Sabtu (25/7/2026).

Murlin memperoleh dukungan penuh dari delapan Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) FOBI se-Aceh yang hadir dalam Musprov.

Musprov dibuka Ketua Umum KONI Aceh yang diwakili Wakil Ketua I Teuku Rayuan Sukma. Dalam sambutannya, Rayuan mengapresiasi capaian atlet barongsai Aceh pada PON XXI Aceh-Sumut yang berhasil meraih tujuh medali, terdiri atas dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.

“Kami bersyukur. FOBI menargetkan satu medali emas pada PON XXII 2028. Target kita nanti masuk 10 besar. Insya Allah semoga tercapai,” ujar Rayuan.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga kekompakan organisasi dan terus meningkatkan prestasi agar mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional.

Rayuan juga mendorong FOBI Aceh memperluas pembinaan hingga ke daerah agar cabang olahraga barongsai dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Aceh (PORA).

“FOBI perlu melebarkan sayapnya ke daerah-daerah supaya bisa ikut PORA. Minimal harus ada 14 pengurus kabupaten/kota,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian FOBI Pusat Arifin Himawan menyebut Aceh memiliki potensi besar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada PON XXII di Nusa Tenggara.

Ia juga menjelaskan perkembangan barongsai dari seni budaya hingga diakui sebagai cabang olahraga prestasi.

“Sejatinya barongsai itu budaya, tetapi setelah melalui berbagai tahapan penilaian, akhirnya memenuhi syarat menjadi olahraga. Saat ini hanya Indonesia yang mengakui barongsai sebagai cabang olahraga, dan beberapa negara mulai mengikuti langkah tersebut. Bahkan kini sedang diperjuangkan agar masuk Asian Games dan SEA Games,” ujarnya.

Ketua Panitia Musprov FOBI Aceh Harianto melaporkan Musprov diikuti delapan perwakilan Pengkab/Pengkot serta satu peninjau dari Kota Subulussalam.

Harianto menjelaskan masa kepengurusan periode 2021–2025 di bawah Ketua Umum Kho Khie Siong (Aky) sempat diperpanjang selama enam bulan karena penyelesaian administrasi organisasi. Setelah Aky meninggal dunia, kepemimpinan dijalankan oleh Ketua Harian Murlin hingga akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum.

“Mohon dukungan dari semua pihak agar Barongsai Aceh mampu kembali berprestasi pada PON mendatang,” ujar Harianto. (Sdm/*).

Exit mobile version