Internasional

Putra Mahkota Arab Saudi Dituduh Mau Saingi Ka’bah Usai Luncurkan Proyek Gedung Baru

1651
rancangan The Mukaab, proyek arsitektur yang diluncurkan putra mahkota Arab Saudi. ©2023 New Murabba Development Company

posaceh.com – Arab Saudi tengah getol meluncurkan proyek arsitektur berskala raksasa. Kali ini, rancangan sebuah bangunan yang diberi nama The Mukaan dirilis ke publik.

The Mukaab merupakan bagian dari The New Murabba Development Company yang dipimpin langsung oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). Pada 16 Februari 2023, Public Investment Fund (PIF) mengumumkan peluncuran The New Murabba Development Company yang bertujuan untuk mengembangkan “pusat kota modern terbesar di dunia di Riyadh”.

Melalui ilustrasi rancangan yang ditunjukkan kepada publik, terlihat bangunan tersebut berbentuk kubus keemasan dan mendominasi area perkotaan. Ini adalah proyek ambisius, tapi warganet di luar Arab Saudi justru bereaksi negatif. Desainnya dituding meniru Ka’bah sampai diijuluki ‘Ka’bah baru’.

Bagian dari Proyek Ambisius Perluasan Ibukota Negara

New Murabba akan berlokasi di persimpangan jalan Raja Salman dan Raja Khalid di barat laut Riyadh. Menurut pengumuman PIF, New Murabba akan menawarkan pengalaman hidup, bekerja, dan hiburan yang unik dalam radius 15 menit ketika berjalan kaki dan akan memiliki sistem transportasi internal sendiri.

Mengutip CNN pada Selasa (21/2/2023), New Murabba dirancang untuk memperluas ibu kota Arab Saudi, Riyadh. Luasnya sekitar 19 kilometer persegi (4.695 hektare) untuk menampung ratusan ribu penduduk. Di jantung kota New Murabba adalah bangunan Mukaab yang kontroversial, sebuah kubus setinggi 400 meter, lebar 400 meter, dan panjang 400 meter yang diklaim dapat memuat 20 bangunan Empire State.

Dikutip dari laman resmi Arab News, The Mukaab akan memiliki luas lantai lebih dari 25 juta kilometer persegi, 104.000 unit hunian, 9.000 kamar hotel, 980.000 meter persegi ruang ritel, 1,4 juta meter persegi ruang kantor, 620.000 meter persegi aset rekreasi dan 1,8 juta meter persegi fasilitas masyarakat. Bangunan itu nantinya akan berisi berbagai tempat hiburan seperti pameran budaya dan wisata, teater imersif, serta atrium.

Dikritik Habis-Habisan oleh Warganet Internasional

Di balik visi besar tersebut, banyak muslim di seluruh dunia mengkritik habis bentuk bangunannya yang mirip dengan Ka’bah, situs paling suci umat Muslim di seluruh dunia. Kedua istilah tersebut juga memiliki akar kata yang sama dalam bahasa Arab, ‘ka’b’ yang berarti kubus.

Merespons rancangan The Mukaab, akademisi Dr Muhammad Al-Hachimi Al-Hamidi mencuit dengan nada menyindir. “Apakah Mohamed bin Salman membangun Ka’bahnya sendiri di Riyadh? Ini adalah desain yang dia pilih untuk proyek terbarunya; sebuah ‘Kabah’ baru untuk tujuan hiburan!!” tulisnya di Twitter.

Ia menilai, hanya orang-orang yang buruk yang memilih desain yang suci untuk tujuan yang tidak suci. Nada serupa disuarakan oleh sesama akademisi, Asad Abu Khalil, yang berkomentar, “Tampaknya (sang pangeran) sedang membangun Ka’bahnya. Apakah dia akan memaksakannya sebagai kiblat untuk para jemaah?”

Dituding sebagai Upaya untuk Mengubur Kabah dengan Simbol Kapitalisme

Argumen utama yang dimiliki para penentang desain The Mukaab adalah lantaran bentuknya yang menyerupai Ka’bah, tapi ditujukan sebagai pusat hiburan.

Pengguna media sosial dengan akun @ali_noureddine_, turut mengutarakan pandangan serupa. Dia menilai Saudi ingin “menguburkan [Ka’bah Mekkah] di antara simbol-simbol modernitas dan kapitalisme” dengan membangun The Mukaab.

“Para penguasa Arab Saudi telah membangun gedung di dekat Ka’bah yang suci dan menguburkan (Ka’bah) di antara simbol-simbol modernitas dan kapitalisme,” ujarnya seperti dikutip dari Doha News .

Proyek The Mukaab, yang merupakan bagian dari proyek The New Murabba, merupakan salah satu bagian dari Visi Saudi 2030. Kerajaan menyiapkan anggaran 800 miliar dolar AS untuk menggandakan ukuran ibu kota dalam dekade berikutnya, serta mengubahnya menjadi pusat budaya dan ekonomi untuk wilayah tersebut.(Merdeka.com)

Exit mobile version