Ekbis

Melihat Basagemil Bersihkan Sampah Plastik di Kawasan Wisata Lampuuk

435
Teuku Alhadi dari Bank Sampah Generasi Millenial (Basagemil) mengumpulkan sampah botol plastik sebagai bagian dari program Solusi Bersama Jaga Ekosistem Pesisir dan Laut Bebas Sampah (Sobat Si Abes) oleh PT Solusi Bangun Andalas. (FOTO: Dok. PT SBA)

posaceh.com, Lhoknga – Kawasan Lampuuk di Lhoknga, Aceh Besar, dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Kawasan wisata ini merupakan satu destinasi wisata alam yang terkenal di Aceh dan selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Sayangnya, objek wisata alam indah ini masih harus berjibaku dengan sampah plastik di kawasan pantai tersebut.

Teuku Alhadi, pemuda 22 tahun asal Lampuuk, merupakan sosok anak muda yang memiliki keprihatinan dan asa untuk menjadikan wilayah Lampuuk bebas dari sampah plastik.

“Saya mengajak beberapa teman untuk menginisiasi gerakan bebas sampah plastik, namun sempat vakum seiring dengan berbagai masalah yang dihadapi,” kenang Alhadi.

Tidak berputus asa, ia pun kembali mengajak teman-temannya untuk kembali aktif menjalankan gerakan tersebut. Alhadi pun berupaya mengadakan sebuah tempat untuk pengumpulan sampah plastik sementara di lahan milik orang tuanya.

Bersama Cut Jihan, Nurul Febriyani dan beberapa temannya, mereka mendapat dukungan dari PT Solusi Bangun Andalas (SBA) dalam bentuk sarana dan prasarana workshop komunitas yang kemudian dikenal dengan nama Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil).

PT Solusi Bangun Andalas (SBA) adalah anak perusahaan dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk – bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG.

PT SBA mengoperasikan pabrik semen terintegrasi di Lhoknga dengan kapasitas produksi 1,8 juta ton semen per tahun. Perusahaan ini juga mengoperasikan fasilitas pengantongan yang berlokasi di Lhoknga, Lhokseumawe, Belawan, Batam, dan Dumai.

Satu kegiatan memilah sampah di Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil), kelompok binaan PT Solusi Bangun Andalas. (FOTO: Dok. PT SBA)

Program Edukasi dan Pengolahan Sampah

Basagemil yang semua pelakunya merupakan generasi milenial memiliki program untuk edukasi dan pengelolaan sampah. Mereka memiliki impian bahwa kawasan wisata Lampuuk ini bisa terbebas dari sampah plastik dan sampah-sampah lainnya. Sehingga wisatawan yang berkunjung pun dapat pulang dengan membawa kenangan indah dari sini.

“Terima kasih Solusi Bangun Andalas yang sudah mendukung kami dengan fasilitas dan pendampingan, agar program pengelolaan sampah ini memberi dampak positif dan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat,” tuturAlhadi.

Selain pendampingan program, SBA memberikan bantuan sarana dan prasarana berupa renovasi dan perluasan workshop Basagemil, perlengkapan, pengadaan alat transportasi, tempat pengepulan, peningkatan kapasitas anggota kelompok dengan melakukan studi banding ke program serupa yang dijalankan oleh induk usaha, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap, dan sosialisasi ke masyarakat.

Jalan yang dilalui Basagemil tak lepas dari tantangan, bahkan kerap diremehkan. Alhadi dan rekan-rekannya justru menjadikannya sebagai motivasi untuk membuktikan bahwa gerakan pengelolaan sampah ini harus dimulai sekarang dan dimulai dari membangun kesadaran diri sendiri.

Basagemil pun melakukan edukasi pemilahan sampah plastik dari pintu ke pintu dan dimulai dari para pedagang yang ada di sepanjang kawasan wisata pantai Lampuuk.

Dari yang awalnya hanya mampu mengumpulkan 20-30 kg sampah plastik per bulan, dengan adanya dukungan dan pendampingan dari SBA, kini Basagemil telah mampu mengumpulkan sampah plastik di kisaran 400-700 kg per bulan dari 50 pedagang.

Basagemil juga memberdayakan ibu-ibu di sekitar lokasi tempat penampungan sampah sementara untuk melakukan pemilahan dan pembersihan sampah plastik yang terkumpul.

PT Solusi Bangun Andalas bersama Basagemil dan masyarakat di Pantai Lampuuk, Aceh Besar, memanfaatkan sampah kelapa muda menjadi cocofiber untuk menyaring limbah cucian pedagang di pantai. (FOTO: Dok. PT SBA)

Program CSR Unggulan

Bersama dengan SBA, Basagemil telah meluncurkan Rumoh Pilah Broh (RPB) pada 5 Juni 2024. RPB merupakan salah satu program untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman masyarakat dalam memilah sampah dengan baik dan benar.

Sampah yang sudah dipilah, nantinya dikumpulkan oleh tim Basagemil secara rutin setiap tiga kali seminggu.

Basagemil menjadi program CSR unggulan dari PT SBA yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup sebagai upaya menjaga ekosistem yang seimbang.

General Affairs & Community Relations Manager PT Solusi Bangun Andalas, Tafaul Rijal mengatakan bahwa kolaborasi Perusahaan dengan Basagemil, merupakan bukti bahwa anak muda dapat menjalankan peran penting sebagai agen perubahan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Basagemil tidak hanya mengumpulkan dan mengelola sampah, tetapi lebih pada edukasi tentang pentingnya mendaur ulang, mengurangi sampah, praktik hidup sehat, kampanye pengurangan plastik sekali pakai, dan mempromosikan penggunaan produk ramah lingkungan,” tutup Tafaul. (Ask)

Exit mobile version