Daerah

Maulid Nabi di Kluet Utara, Rudi MS Serukan Kepedulian terhadap Anak Yatim

17
×

Maulid Nabi di Kluet Utara, Rudi MS Serukan Kepedulian terhadap Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
Ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Selatan, Rudi MS, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan santunan anak yatim di Pesantren Ashabul Kahfi, Kecamatan Kluet Utara, Minggu (11/10/2026). FOTO/ ADE HIKMA

posaceh.com, Tapaktuan – Ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Selatan, Rudi MS, mengajak pemuda untuk memperkuat kepedulian sosial dan terlibat langsung dalam kegiatan kemasyarakatan. Menurut dia, organisasi kepemudaan harus memberikan manfaat nyata, terutama bagi anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Pesan itu disampaikan Rudi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan santunan anak yatim di Pesantren Ashabul Kahfi, Dusun Pante Selaseh, Gampong Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (11/10/2026).

“Maulid Nabi bukan sekadar peringatan tahunan. Maulid adalah momentum kita meneladani akhlak Rasulullah SAW. Rasul adalah sosok yang sangat mencintai anak yatim,” kata Rudi.

Ia mengatakan, Karang Taruna sebagai wadah pemuda tidak seharusnya hanya menjadi tempat berkumpul dan berorganisasi. Lebih dari itu, pemuda perlu mengambil peran dalam mempererat hubungan sosial dan menggerakkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Hari ini kami dari Karang Taruna Aceh Selatan belajar banyak dari masyarakat Kluet Utara. Semangat gotong royong, semangat berbagi, ini adalah modal besar kita membangun Aceh Selatan yang lebih peduli dan lebih maju,” ujarnya.

Ajak pemuda peduli anak yatim

Rudi juga menyampaikan pesan kepada anak-anak yatim yang hadir agar tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan dan belajar agama.

“Kepada anak-anak kami, anak yatim yang kami banggakan. Jangan pernah merasa sendiri. Kami ada, Karang Taruna ada, masyarakat Aceh Selatan ada bersama kalian. Teruslah semangat belajar, semangat mengaji di Pesantren Ashabul Kahfi ini. Kalian adalah generasi penerus kita,” tuturnya.

Ia turut mengajak pemuda di Kecamatan Kluet Utara dan wilayah Aceh Selatan untuk menjaga tradisi Maulid Nabi sekaligus menjadikannya sebagai kesempatan memperkuat kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

“Saya mengajak seluruh pemuda di Kluet Utara dan seluruh Aceh Selatan. Mari kita jaga tradisi Maulid. Mari kita jadikan Karang Taruna bukan hanya nama, tapi menjadi gerakan. Gerakan yang peduli yatim, peduli duafa, peduli pembangunan gampong,” kata Rudi.

Menurut dia, keberhasilan organisasi kepemudaan tidak semata-mata diukur dari besarnya organisasi, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

“Karena ukuran keberhasilan pemuda bukan seberapa besar organisasi kita, tapi seberapa besar manfaat yang kita berikan untuk masyarakat,” ujarnya.

Rudi turut mengapresiasi Pesantren Ashabul Kahfi yang menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan Maulid Nabi dan santunan anak yatim dapat mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Kita juga mengapresiasi Pesantren Ashabul Kahfi yang telah menjadi pusat kebaikan di Pante Selaseh ini. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah dan mempererat persaudaraan kita,” ungkapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan santunan anak yatim tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian sosial kepada anak-anak yatim sekaligus momentum mempererat silaturahmi masyarakat di Gampong Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara.(Ade)