News

Masyarakat Pidie Laporkan Konflik Gajah pada Nasir Jamil Saat Sosialisasi saat 4 Pilar Kebangsaan

1832
×

Masyarakat Pidie Laporkan Konflik Gajah pada Nasir Jamil Saat Sosialisasi saat 4 Pilar Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

posaceh.Sigli – Anggota DPR RI, Muhammad Nasir Jamil, menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang berlangsung di Gampong Tunong kecamatan Keumala, Pidie, Jumat (11/6/2021) siang.

Acara yang dihadiri oleh 120 peserta dari perwakilan 4 kecamatan yaitu Keumala, Tangse, Mila dan Tiro, dipandu oleh Moderator Sudirman Hasan dan menjadi narasumber Utama langsung M Nasir Jamil (Anggota DPR RI Fraksi PKS)didampingi Fakruddin (Camat Keumala), Muhammad ( Danramil Keumala) dan Kapolsek Keumala yang diwakil oleh Irwandi.

Ada yang berbeda dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar kali ini, dimana Bang Nasir (panggilan akrab politisi PKS itu lebih memprioritaskan masukan dan tanggapan dari masyarakat, Pasalnya ia melihat selama ini setiap kegiatan sosialisasi 4 pilar selama ini lebih dominan pemateri.

Setelah mememberikan gambaran empat pilar kebangsaan itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan lebih banyak dilakukan diskusi dan penyerapan aspirasi masyarakat.

Pada pertemuan ini masyarakan ke empat kecamatan tersebut memaamfaatkan kesempatan dengan memberikan masukan terhadap kondisi yang di alami oleh masyarakat dari 4 kecamatan tersebut tentang konflik Gajah.

Rasyidi tokoh pemuda Mila menyampaikan konflik yang terjadi dengan gajah, yang sudah terjadi sejak 2015 sampai sekarang tetapi belum ada penyelesaian yang konkrit dan mereka sudah mengadukan kepada pihak yang berwenag diantaranya BKSDA.

Yang diiyakan oleh tokoh keulama, Tgk Lukman yang juga kenal dengan nama tgk Abu Sarong konflik gajah merupakan masalah peraturan dan kebijakan maka mereka memintak pemerintah untuk melakukan penyelesaian dengan serius.

Pada pertemuan ini tokoh tokoh masyarakat dan Imum Mukim dari keempat kecamatan tersebut lebih banyak memintak kepada pemerintah melalui Nasir Jamil untuk dilakukan relokasi gajah. Fakhruddin ( Camat Keumala) juga memintak dilakukan relokasi terhadap gajah gajah yang selama ini telah merusak tanaman dan lahan masyarakat.

Dalam menanggapi masukan dan aspirasi dari masyarakat, Nasir Jamil lebih mengedeapan usaha bersama untuk menyelesaikan konflik gajah ini yang sudah lama terjadi, Karena konflik gajah ini merupakan konflik sosial juga, bukan konflik indivdual, di samping relokasi juga perlu penanganan yang konkrit.

“Kami akan mencari informasi dari BKSDA Aceh terhadap rencana dan langkah telah dilakukan terhadap penanganan konflik gajah ini,” ucapnya.

Kegiatan ini ditutup Tgk Anwar Pimpinan Dayah Babul Munawarrah Beungga kecamatan Tanse, Tgk anwar sangat berterima kasih terhadap kehadiran Nasir Jamil ke Keumala Pidie.

“Kami sangat berterimakasih terhadap masukan masukan dari masyarakat dan ini bisa diterusakan dan diperjuangkan, serta ada tindak lanjut dan soliusinya, karena masyarakat sudah berputus asa terhadap konflik gajah ini. Kalau ini tidak tangani dengan baik akan bertambah korban dari masyarakat yang sudah tidak berdaya.(MarDG/*)