News

Makan Siang Bersama CJH Aceh Sangat Bersahaja, Menu Sudah Sesuai Selera

540
Jurnalis Media Pos Aceh duduk lesehan saat makan siang bersama seorang jamaah haji asal Idi Cut, Aceh Timur di Asrama Haji Banda Aceh, Minggu (18/5/2025) siang. FOTO/MUHAMMAD NUR

posaceh.com, Banda Aceh – Jamaah calon haji (JCH) Aceh makan siang bersama di bawah tenda yang telah disiapkan petugas haji seusai shalat Zuhur di Masjid Asrama Haji Banda Aceh atau di kamar masing-masing, pada Minggu (18/5/2025) siang.

Para JCH Aceh kloter 2 yang berjumlah 386 orang, terdiri dari 159 pria dan 227 perempuan ditambah 7 petugas haji telah mengikuti tahapan pada pagi hari. Mereka sempat istirahat di kamar masing-masing sebelum shalat dan makan siang atau diistilahkan dengan Isoma yakni istirahat, sholat dan makan.

Makanan diantar dengan mobil sekitar pukul 12.00 WIB ke pemondokan JCH pria dan perempuan dengan sistem prasmanan. Petugas katering awalnya membawa perlengkapan tempat menempatkan makanan, seperti piring dan lainnya.

CJH perempuan duduk di bawah tenda saat makan siang di Asrama Haji Banda Aceh, Minggu (18/5/2025) siang. FOTO/MUHAMMAD NUR

Tidak beberapa lama kemudian, mobil pembawa makanan tiba untuk diletakkan di tempat yang telah disediakan, seperti sayur, daging, ikan, tempe dan kerupuk.
Menu makanan yang disiapkan sudah sesuai selera CJH Aceh yang rata-rata berusia di atas 50 tahun, baik perempuan maupun pria.

Jurnalis media Pos Aceh yang ikut makan bareng di pemondokan pria duduk dengan seorang CJH lansia asal Idi Cut, Aceh Timur di lantai pintu masuk. Awalnya, dia mengajak untuk duduk bersama, sedangkan lainnya di bawah tenda atau juga pinggiran lantai pintu masuk pemondokan.

Saat ditanyakan tentang menu makanan yang disiapkan panitia, dia menyatakan sudah sesuai selera. Menu makanan berupa kuah asam manis yakni sayur bayam dicampur jagung, kemudian daging rendang, ikan, tempe dan kerupuk, jeruk serta air mineral ukuran sedang.

JCH pria harus antre mengambil makanan siang di Asrama Haji Banda Aceh, Minggu (18/5/2025) siang. FOTO/MUHAMMAD NUR

Sementara itu, pemondokan perempuan, sebagian JCH juga makan di lantai pintu masuk pemondokan atau bisa dibilang seperti lesehan, lainnya di bawah tenda yang dilengkapi dengan kursi.

Pemandangan kebersamaan JCH Aceh ini yang berasal di Banda Aceh (77), Pidie (54), Aceh Jaya (51), Aceh Utara 16 dan Aceh Timur (188) serta 6 penyandang disabilitas cukup kental.

Walau awalnya saling tidak kenal, akhirnya menjadi saling mengenal dengan duduk bersama-sama makan siang sebelum mengikuti pembekalan haji pada pukul 14.30 WIB.(Muh)

Exit mobile version