posaceh.com, Bandar Dua – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) kelompok 107 menggelar sosialisasi diabetes melitus dan hipertensi kepada masyarakat Gampong Pulo, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berlangsung di Meunasah Gampong Pulo, Selasa, (15/7/2026).
Sosialisasi ini dilaksanakan oleh tujuh mahasiswa lintas program studi, yakni T. Fathurrahman Anwar (Akuntansi), Aisya Syahida (Pendidikan Dokter), Alya Azwa Simatupang (Teknik Geologi), Cristo Valentina Malemta Tarigan (Pendidikan Dokter), Lyra Wedila (Pendidikan Dokter Hewan), Mutiara Hani (Pendidikan Dokter Hewan), dan Suri Yanti (Manajemen).
Seorang mahasiswi peserta KKN tersebut, Suriyanti mengirimkan siaran pers kegiatan itu kepada posaceh.com, Kamis (16/7) menyebutkan, sosialisasi dan edukasi yang diikuti puluhan warga Gampong Pulo ini diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian, faktor risiko, gejala, komplikasi, serta upaya pencegahan diabetes melitus dan hipertensi.
Suriyanti mengatakan, Tim KKN juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai langkah utama pencegahan penyakit tidak menular.
Sebutnya, usai sesi materi, warga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung terkait permasalahan kesehatan yang dialami.
Katanya, antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar pola makan, gaya hidup, dan penanganan awal hipertensi.
Sebagai tindak lanjut, sebutnya, tim KKN melakukan pemeriksaan tekanan darah gratis kepada masyarakat sebagai upaya deteksi dini risiko hipertensi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN USK berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan serta mendorong penerapan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkai Kegiatan
Suriyanti menjelaskan, rangkaian kegiatan sosialisasi diawali dengan penyampaian materi oleh tim KKN Kelompok 107. Pada sesi ini, mahasiswa menjelaskan secara komprehensif mengenai diabetes melitus dan hipertensi, mulai dari pengertian, faktor risiko, gejala klinis, hingga komplikasi yang dapat ditimbulkan jika tidak ditangani dengan baik.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif. Warga Gampong Pulo terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar keluhan kesehatan yang mereka alami sehari-hari, terutama terkait pola makan dan gaya hidup.
Tim melaksanakan pemeriksaan tekanan darah gratis kepada seluruh peserta. Pemeriksaan ini bertujuan sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko hipertensi, agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal dan segera berkonsultasi ke tenaga kesehatan jika ditemukan indikasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut. (Sdm/*).
