posaceh.com, Kota Jantho – Sebanyak Empat unit rumah konstruksi kayu yang berada di belakang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tungkop, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar hangus terbakar, sekitar pukul 18.25 WIB, Rabu (16/6/2021) petang.
Diketahui rumah semi permanen itu dihuni oleh Empat Keluarga yakni Helmi, Amir, Irwandi dan Andi
Pantauan media ini dilokasi kejadian, Api terlihat membumbung tinggi melahap rumah yang berkontruksi kayu itu.
Kebakaran itu terjadi diduga berasal dari ledakan kompor gas disalah satu rumah yang kemudian menyambar ke tiga rumah lainnya yang juga berdempetan.
Kebakaran itu persis terjadi sekitar pukul 18:25 WIB, Wartawan media ini langsung menghubungi operator pemadam kebakaran BPBD Aceh Maswani.
10 Menit kemudian,1 unit mobil Pemadam kebakaran tiba dilokasi namun rumah yang dilahap api sudah rata dengan tanah.
Mobil Damkar BPBD Aceh Besar langsung memadamkan sisa api yang masih tersisa sehingga tidak lagi merambat kerumah permanen yang berada disampingnya.
Pemilik rumah kontrakan Popo (70th) mengatakan, rumah kontrakannya disewa oleh empat keluarga
“Mereka sudah menempati rumah kontrakannya lebih dari lima tahun. Saya berharap pemerintah dapat memperhatikan mereka, mereka juga dari keluarga yang kurang mampu,” harap Popo.
Saksi mata yang juga salah penghuni rumah yang terbakar Umar (33), api itu diduga berasal dari kompor yang meledak bukan berasal dari listrik.
“Api berasal dari komphor di rumah tetangganya, tercium api yang kemudian ia menyadari api telah membumbung tinggi, kemudian saya berlari keluar,”
Ia hanya tersisa pakaian yang ada di badannya dan satu unit laptop yang sempat diselamatkan, sedangkan yang lainnya tidak sempat diambil.
Ia menceritakan, persisnya dirinya sedang mengetik membuat tesis, tiba-tiba api seperti ada api yang membumbung tinggi dibelakang rumahnya, ia mengecek ternyata tidak ada, namun ia tercium ada bau api didekat rumahnya.
“Saya melihat api sudah membumbung tinggi, saya langsung mengambil laptop dan kereta langsung keluar,” katanya.
“Sumber api utama dari kompor, tidak tau komphor gas atau manual,” pungkas Umar()
