Olahraga

Laga Perdana Sepakbola Eksekutif HUT ke-13 Pos Aceh, Ini Hasil Akhirnya

452
×

Laga Perdana Sepakbola Eksekutif HUT ke-13 Pos Aceh, Ini Hasil Akhirnya

Sebarkan artikel ini
Pemain Pemkab Aceh Besar mencoba menahan laju pemain Pemko Banda Aceh (kaos kuning) dalam turnamen sepakbola eksekutif HUT ke-13 Pos Aceh di Lapangan Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (8/10/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

posaceh.com, Banda Aceh – Laga perdana atau hari pertama turnamen sepakbola eksekutif HUT ke-13 Pos Aceh mempertemukan Pemko Banda Aceh dengan Pemkab Aceh Besar di Lapangan Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya. Aceh Besar, Rabu (8/10/2025) sore.

Laga yang dibuka dengan tendangan pertama oleh Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil MSi didampingi Pemimpin Redaksi (Pemred) Pos Aceh, Asnawi Kumar, Kadisparpora Aceh Besar, Abdullah SSos dan sejumlah pejabat lainnya.

Wasit yang memimpin pertandingan, Putra Zulfahmi dari Asprov PSSI Aceh langsung membunyikan peluit, pertanda babak pertama dimulai. Pertandingan yang dimainkan oleh kedua pejabat dari dua pemerintahan bertetangga ini berlangsung lancar, tanpa insiden apa pun.

Dibantu dua hakim garis, Irwandi dan Mashudin, pertandingan berlangsung dengan baik, tanpa ada protes dari pemain, yang rata-rata berusia 43 tahun ke atas didukung beberapa pemain muda yang masih kategori pemain profesional.

Pada awal babak pertama, pertandingan lebih banyak dikuasai pemain Pemko Banda Aceh, beberapa di antaranya mantan pemain Persiraja dan juga Pelita Jaya Jakarta, yakni T Helza Rahmad. Sebaliknya, dari Pemkab Aceh Besar, beberapa di antaranya diperkuat mantan pemain PSAB Aceh Besar atau juga PSAP Sigli.

Dari segi materi pemain, kedua tim tampaknya berimbang, tetapi dalam pola permainan, tim ibu kota lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Pada awal babak pertama dengan durasi 1x 30 menit, pemain Pemko Banda Aceh sudah menggebrak area pertahanan Pemkab Aceh Besar dengan menghasilkan tendangan pojok pertama pada menit ke-1, namun tidak menghasilkan gol.

Pemain Pemkab Aceh Besar langsung mengambil inisiatif serangan dengan melakukan passing bola jauh ke depan, namun terperangkap offside. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh pemain Pemko Banda Aceh untuk melakukan serangan balik, tetapi tendangan Yusuf Sinaga melambung tinggi di atas mistar gawang yang dikawal M Basir.

Kiper Pemkab Aceh Besar, M Basir berhasil menangkap bola tendangan pemain Pemko Banda Aceh dalam turnamen sepakbola eksekutif HUT ke-13 Pos Aceh di Lapangan Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (8/10/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

Serangan Pemko Banda Aceh yang datang secara bergelombang pada 10 menit awal, membuat pertahanan Pemkab Aceh Besar kewalahan. Bahkan, serangan terobosan Pemko Banda Aceh sempat membuat Helza menabrak kiper Pemkab Aceh Besar pada menit ke-4.

Dua menit berselang atau menit ke-6, Helza yang sempat melatih pemain PSAB Aceh Besar beberapa kali memiliki peluang, tetapi tendangannya membentur tiang gawang, sehingga gagal lagi serangan Pemko Banda Aceh yang dimotori Fifit, Kaibar dan Yusuf Sinaga.

Pada menit ke-8, Pemko Banda Aceh kembali melakukan serangan, tetapi tendangan keras dari Usman berhasil ditangkap oleh M Basir yang merupakan Camat Darul Imarah, Aceh Besar. Namun, naas bagi Pemkab Aceh Besar, kiper M Basir melakukan blunder dengan menangkap bola passing dari pemainnya sendiri, sehingga wasit memberi tendangan bebas di dalam kotak penalti.

Untuk hukuman ini, tendangan bola harus dua kali sentuhan dan kondisi itu dimanfaatkan oleh T Helza Rahmad yang mendapat passing pendek dari Usman, langsung menjebol pagar betis pemain Pemkab Aceh Besar dan skor pun berubah menjadi 1-0 untuk Banda Aceh pada menit ke-10.

Melihat ketertinggalan, pemain Pemkab Aceh Besar yang dimotori Imam Munandar dkk berusaha menggebrak area pertahanan Pemko Banda Aceh, tetapi dengan cepat dipatahkan oleh bek Pemko, Adi, Dendi, Cek Ban dan Pandra. Pemko kembali melakukan serangan dari bawah dengan operan bola lebih padu dibandingkan Pemkab Aceh Besar.

Pada menit ke-17, Helza mendapat umpan crossing dari sayap berusaha melakukan tendangan salto, tetapi melenceng dari gawang, namun mendapat aplaus dari ratusan penonton yang hadir menyaksikan laga eksklusif ini.

Serangan Pemko kembali bergulir usai mematahkan serangan Aceh Besar dan Yusuf Sinaga melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun tidak tepat sasaran. Aceh Besar kembali menyusun serangan dan mendapat tendangan bebas pada menit ke-30, namun melambung tinggi di atas gawang.

Pemain Pemkab Aceh Besar berusaha menendang bola ke dalam gawang Pemko Banda Aceh, tetapi gagal dalam turnamen sepakbola eksekutif HUT ke-13 Pos Aceh di Lapangan Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (8/10/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

Melihat kondisi itu, Imam Munandar sempat menggaruk-garuk kepala melihat timnya terus gagal menjebol gawang Pemko Banda Aceh yang dikawal Nurman. Sebuah insiden kecil sempat terjadi terhadap Yusuf Sinaga, usai passing bola langsung jatuh terkapar di tengah lapangan pada menit ke-22.

Tim medis yang sudah bersiaga di pinggir lapangan langsung berlari ke tengah lapangan untuk memberi pertolongan pertama, namun harus ditandu dengan tenda karena tidak bisa berjalan lagi. Saat sudah di pinggir lapangan, dia mengaku terjatuh sendiri, tetapi tidak dalam posisi tepat, sehingga kakinya terkilir di bagian lutut.

Karena tidak bisa melanjutkan pertandingan, pelatih Pemko Banda Aceh, Mustafa Jalil memasukkan Afrizal. Laga kembali dilanjutkan dengan kendali serangan tetap di tangan pemain Pemko, namun komentator sempat bercelutuk ‘umpan penyiksaan’ saat pemain yang sudah berusia 43 tahun harus berlari mengejar passing jauh ke sisi gawang.

Pada menit ke-26, pemain Pemkab Aceh Besar, Fatta Messi lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan kiper, tetapi bola lebih dulu ditangkap kiper Pemko, Nurman, sehingga peluang emas satu-satunya dalam babak pertama tidak menjadi gol.

Jelang babak pertama berakhir, Pemko Banda Aceh memiliki peluang saat kiper Pemkab Aceh, M Basir sudah maju ke depan, tendangan melambung di atas mistar gawang dan selamatlah gawang Aceh Besar sampai babak pertama + 1 menit berakhir dengan skor 1-0 untuk Banda Aceh.

Memasuki babak kedua, sejumlah pemain diganti sebagai tenaga baru, baik dari Pemkab Aceh Besar maupun Pemko Banda Aceh, termasuk Dahlan Jalil, mantan pemain Persiraja era 80-an untuk memperkuat serangan.

Pada babak kedua ini, Banda Aceh kembali mengambil inisiatif serangan dan Pemkab Aceh Besar memanfaatkan serangan balik, namun sering terjebak offside yang diperagakan oleh pemain Pemko. Permainan yang mulai tampak menjurus keras ini menyebabkan wasit mengeluarkan tiga kartu kuning sepanjang babak kedua ini, seperti pada menit ke-37.

Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil MSi memberi sawer kepada kiper M Basir yang berhasil menggagalkan sejumlah serangan Pemko Banda Aceh dalam turnamen sepakbola eksekutif HUT ke-13 Pos Aceh di Lapangan Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (8/10/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

Pemain Pemko, Fifit mendapat kartu kuning seusai mengganjal pemain Aceh Besar. Pada menit ke-40, pelatih Pemkab Aceh Besar, Abdul Mukti mengganti pemain yang membuat permainan menjadi berubah, serangan kembali hidup, walau belum maksimal, seperti tendangan Armed yang berhasil ditangkap kiper Nurman.

Sebaliknya, pemain Pemkab Aceh Besar, Bobo mendapat kartu kuning seusai mengganjal keras pemain Pemko Banda Aceh pada menit ke-33. Pemko Banda Aceh yang sudah merasa di atas angin kembali mencetak gol seusai terjadi kemelut di depan gawang pada menit ke-35.

Pemain depan Pemko Banda Aceh berhasil menyundul bola ke dalam gawang, karena penjaga gawang M Basir telah salah arah dan skor pun berubah menjadi 2-0 untuk Pemko Banda Aceh. Aceh Besar mendapat peluang emas setelah pemain Pemko mentekel pemain Pemkab Aceh Besar di area kotak terlarang dan wasit Putra Zulfahmi menunjuk titik putih.

Fatta Messi yang maju sebagai eksekutor, walau sebelumnya sempat terjadi pertengkaran antara dua pemain untuk menjadi algojo tendangan penalti. Walaupun demikian, Fatta berhasil mengelabui kiper Nurman untuk merubah skor menjadi 2-1.

Pada menit ke-47, seorang pemain Pemko Banda Aceh kembali mendapat kartu kuning, juga seusai mentekel pemain Pemkab Aceh Besar yang menandakan permainan sudah memasuki tempo tinggi.

Pemko Banda Aceh yang tetap mengendalikan serangan berhasil menendang tepat sasaran ke gawang, tetapi piawainya M Basir dalam mengamankan gawangnya, tidak ada lagi kebobolan sampai babak kedua berakhir dengan skor 2-1 untuk Banda Aceh.(Muh)