Daerah

Kuliner Burung Ruak-Ruak Goreng Subulussalam Beromzet Jutaan Rupiah

21
Terlihat padatnya pembeli di Warung Burung Ruak-ruak Subulussalam. FOTO/RRI

posaceh.com, Subulussalam – Siapa sangka, burung ruak-ruak yang sering dianggap sebagai unggas pembohong biasa kini menjelma menjadi ladang bisnis kuliner yang sangat menggiurkan.

Melalui menu andalan burung ruak goreng, sebuah warung makan di Penanggalan Timur, Subulussalam, sukses memikat lidah pelanggan hingga mampu meraup omzet jutaan rupiah setiap harinya.

Berdasarkan pantauan RRI pada Minggu 12 Juli 2026, warung tersebut tampak dipadati pengunjung.

Tak hanya warga lokal Subulussalam, konsumen dari luar daerah pun rela datang jauh-jauh demi testimoni kuliner ekstrem yang menggugah selera ini.

Pemilik warung, Saniah, mengaku bahwa dalam sehari ia mampu menjual sedikitnya 50 porsi burung ruak goreng, bahkan bisa lebih tergantung pada ketersediaan stok burung yang didapat dari pemburu.

“Alhamdulillah, kami buka dari hari Sabtu sampai Kamis. Sehari bisa habis sampai 50 porsi lebih, menyesuaikan stok yang ada. Untuk satu porsinya kami jual seharga Rp25 ribu, sudah lengkap dengan nasi, tempe, terong goreng, dan sambal khas,” ungkap Saniah kepada RRI.

Selain menu burung ruak goreng yang menjadi primadona, warung Saniah juga menyediakan menu pecel yang tidak kalah populer. Menu pelengkap ini sering ludes dalam sekejap jika pengunjung tidak datang lebih awal.

Warung ini mulai beroperasi dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Namun, jam tutup ini bersifat fleksibel, tergantung dari seberapa cepat hidangan mereka habis terjual.

“Kalau pengunjung sedang ramai, biasanya sebelum jam tiga sore sudah habis. Makanya, pelanggan dari luar Subulussalam sering memesan terlebih dahulu melalui telepon karena takut kehabisan,” pungkas Saniah.

Kombinasi antara konsistensi rasa yang lezat dan pelayanan yang ramah menjadi rahasia utama mengapa warung milik Saniah ini tetap eksis dan dicintai oleh para pelanggan setianya dari berbagai daerah.(Muh/*)

Exit mobile version