posaceh.com, Kota Jantho – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menetapkan Aceh Besar sebagai daerah rawan bencana, mengingat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari lalu menyebabkan banyak kerusakan dan kerugian materi yang besar bagi masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRK Aceh Besar, Saifuddin SE yang mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah dan upaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar yang sigap dalam menangani bencana yang disebabkan hujan deras dan angin kencang yang terjadi.
“Mereka sangat luar biasa, saya bersama anggota Komisi IV lainnya, seperti Rahmat Aulia, Abdul Mukti, Syahrizal, tgk Mufazzal Zakaria dan Zulfikri sangat mengapresiasi kinerja dan kesiapsiagaan Kalaksa BPBD Aceh Besar bersama tim,” kata Saifuddin saat mengunjungi Markas BPBD, Senin (30/5/2022).
Ia bersama anggota Komisi IV lainnya, juga mendorong Pemerintah terus melengkapi alat kerja tim BPBD, mengingat Aceh Besar memiliki daratan yang luas serta memiliki garis pantai yang panjang.
“Jika melihat geografis Aceh Besar yang memiliki daratan dan garis pantai yang luas dan panjang sudah sepatutnya Pemerintah Aceh Besar memenuhi kelengkapan fasilitas yang dimiliki BPBD,” ujarnya.
Menurutnya, Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu memporak porandakan rumah warga, sesuai data ada 227 titik musibah yang tersebar di 21 kecamatan.
“Ini harus menjadi perhatian bersama, baik Pemkab maupun DPRK, menurut laporan tim BPBD ada beberapa wilayah yang sulit dijangkau, dengan peralatan yang terbatas menyebabkan penanganan sedikit lambat,” ungkapnya.
Politisi Partai Golkar ini berharap masyarakat tetap waspada dan sadar bencana, karena bencana bisa terjadi kapan saja dan bisa menimpa siapa saja.
“Bencana ini terjadi kapan saja, kita harus senantiasa siap siaga, ini tanggung jawab bersama tidak hanya BPBD saja, mari sama-sama membantu masyarakat yang tertimpa musibah dan menjaga alam semesta bersama-sama,” pungkas Saifuddin SE, yang juga Sekretaris DPD II Partai Golkar Aceh Besar. (Muiz)
