Internasional

Khamenei Bersumpah Sekutunya Akan Tetap Serang Israel, Dunia Tidak Boleh Pertanyakan

904
×

Khamenei Bersumpah Sekutunya Akan Tetap Serang Israel, Dunia Tidak Boleh Pertanyakan

Sebarkan artikel ini
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyampaikan khutbah Jumat (4/10/2024) di Teheran, Iran. Foto/AFP

posaceh.com, Teheran – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menegaskan sekutunya di seluruh wilayah Timur Tengah akan terus menyerang Israel. Teheran juga tidak akan merubah kebijakannya, tentang anti-Israel.

Khamenei menyampaikan hal tersebut dalam khutbah Jumat (4/10/2024) di Teheran. Dia menggambarkan dua serangan roket Iran terhadap Israel, pada April 2024 dan Selasa (1/4/2024) malam, masih sebagai hukuman minimal untuk rezim Zionis dan juga sebagai tanggapan sah terhadap kebrutalan Israel di Jalur Gaza dan Lebanon.

“Jika perlu, hal ini akan kami ulangi di masa mendatang,” ujarnya. Khamenei berbicara tentang front perlawanan Lebanon dan Palestina yang mempunyai hak membela diri terhadap kejahatan perang Israel. Dia mengatakan hal ini tidak boleh dipertanyakan oleh kekuatan dunia atau organisasi internasional.

Kerumunan massa mendengarkan khutbah Jumat (4/10/2024) yang disampaikan oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di Teheran. Foto/AFP

Pemimpin tertinggi Iran bersumpah dalam pidatonya yang jarang terjadi pada Jumat (4/10/2024), sekutu-sekutunya di kawasan akan terus memerangi Israel. Dia juga membela serangan ratusan rudal negaranya terhadap musuh bebuyutannya itu.

Pidato Ayatollah Ali Khamenei di Teheran menyusul serangan langsung kedua Iran terhadap Israel. Dia juga berpidato yang pertama sejak baku tembak langsung antara pejuang Hizbullah yang didukung Teheran dan pasukan Israel yng meningkat menjadi perang besar-besaran di Lebanon.

Berbicara beberapa hari menjelang peringatan satu tahun serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2024 yang memicu perang di Jalur Gaza dan menuai kecaman global, Khamenei membela tindakan logis dan legal kelompok Palestina. Dia memuji pertahanan sengit mereka terhadap serangan pasukan Israel, seperti dilansir DPA.

Di luar Teheran, kerumunan pengunjuk rasa berkumpul di Jordania dan Bahrain, yang keduanya memiliki hubungan dengan Israel setelah shalat Jumat. Mereka ingin menunjukkan dukungan terhadap Hamas dan Hizbullah yang didukung Iran.

Di Amman, para demonstran membawa potret para pemimpin Hizbullah dan Hamas yang dibunuh oleh Israel dan poster-poster yang memuji serangan 7 Oktober 2023 sebagai tanda kebanggaan, kejayaan dan martabat.

Hampir setahun setelah perang Jalur Gaza, Israel mengalihkan fokusnya untuk mengamankan perbatasannya dengan Lebanon. Sehingga, memungkinkan puluhan ribu warga Israel yang kehilangan tempat tinggal akibat serangan roket lintas batas oleh Hizbullah untuk kembali ke rumah mereka.(Muh)