posaceh.com, Kota Jantho – Pengelolaan pemerintahan gampong membutuhkan pemahaman regulasi dan manajemen kepemimpinan yang baik. Hal tersebut menjadi perhatian para keuchik di Kabupaten Aceh Besar yang mengikuti kegiatan retret sebagai upaya meningkatkan kapasitas dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat desa.
Keuchik Lampasie Eungking, Kecamatan Darul Imarah, H. Taharuddin, MA, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan tambahan pengetahuan mengenai tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan administrasi dan anggaran gampong.
“Tentu kami berharap nanti semakin banyak pengetahuan tentang pemerintahan. Kita berharap manajemen kepemimpinan dalam pengelolaan pemerintahan gampong ke depan bisa lebih baik, meliputi apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang keuchik. Sehingga ke depan tidak ada lagi persoalan pengelolaan anggaran desa,” kata Taharuddin, usai apel penerimaan peserta yang berlangsung di halaman Bapelkes Aceh, Kota Jantho, Minggu (8/11/2026) sore.
Ia mengakui, memahami berbagai regulasi yang mengatur pemerintahan gampong bukan perkara mudah. Keuchik dituntut memahami ketentuan yang terus berkembang, terutama berkaitan dengan pelaksanaan program, administrasi pemerintahan, dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
“Kami sadar bahwa kita kesulitan dalam memahami regulasi-regulasi yang ada untuk tingkat gampong. Dengan adanya pelatihan seperti ini, ke depan diberikan ilmu dan materi yang dapat memperkuat manajemen pemerintahan gampong. Saya pikir ini sangat strategis,” ujarnya.
Menurut Taharuddin, peningkatan kapasitas keuchik perlu dilakukan secara berkelanjutan agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran di tingkat gampong dapat berjalan sesuai aturan. Pemahaman yang baik terhadap regulasi juga akan membantu mencegah kesalahan dalam pengelolaan pemerintahan.
Ia berharap materi yang diberikan selama retret tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga membahas persoalan yang sering dihadapi keuchik dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong.
Retret tersebut diikuti 234 keuchik dari seluruh Kabupaten Aceh Besar. Apel penerimaan peserta berlangsung di halaman Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kota Jantho dan dipimpin Sekretaris Daerah Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si.
Melalui kegiatan ini, para keuchik diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, terutama dalam pengelolaan anggaran, administrasi, serta pelayanan kepada masyarakat.(Why/*)











