Olahraga

Ketua Tim Manajemen Sepak Bola Pra PORA Aceh Besar Minta Pemain Lebih Solid Lagi

516
×

Ketua Tim Manajemen Sepak Bola Pra PORA Aceh Besar Minta Pemain Lebih Solid Lagi

Sebarkan artikel ini
Dari kanan ke kiri: pemain Pra PORA Aceh Besar, Manajer Tim Manajemen Wahyu 'Al-Yunirun', Ketua tim Manajemen Mariadi ST MM, Ketua Askab PSSI Aceh Besar Muslim, seorang remaja putri, pelatih T Helza Rahmad, Mukhlis Nakata, M Hidayat dan Rahmanuddin saat memberi arahan kepada pemain seusai laga melawan tim Pra PORA Sabang di Stadion PS AMLA, Lapangan Sepak Bola Gampong Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Kamis (19/6/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

posaceh.com, Banda Aceh – Ketua Tim Manajemen Pra PORA Aceh Besar, Mariadi ST MM meminta pemain untuk bermain lebih solid dalam laga persahabatan berikutnya melawan tim Pra PORA Banda Aceh.

Dia menyampaikan hal itu di depan para pemain seusai laga melawan tim Pra PORA Sabang di Stadion PS AMLA, Lapangan Sepak Bola Gampong Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Kamis (19/6/2025) sore.

Dia juga kembali menyatakan para pemain harus tetap menjaga kondisi fisik dan pola makan dengan baik, sehingga akan benar-benar siap dalam melakoni laga persahabatan dan juga laga resmi nantinya di Bireuen.

Dikatakan, para pemain harus tetap menjaga istirahat dengan cukup dengan tidak begadang malam hari, apalagi sampai dini hari, karena akan dapat mengganggu konsentrasi saat bermain di lapangan.

“Jika ada pemain yang tampak kelelahan saat bertanding, walau baru 15 menit bermain, saya minta pelatih untuk segera menarik, karena dapat mengganggu permainan tim,” katanya kepada pelatih Mukhlis Nakata.

Salah seorang pemain Pra PORA Aceh Besar, Andika (kanan) berbincang sejumlah hal dengan Ketua Tim Manajemen Pra PORA Aceh Besar, Mariadi ST MM (kemeja putih) seusai laga melawan tim Pra PORA Sabang di Stadion PS AMLA, Lapangan Sepak Bola Gampong Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Kamis (19/6/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Mariadi juga mengulas berbagai hal tentang kompetisi di Bireuen dengan lawan yang dihadapi tidak mudah, khususnya tuan rumah Bireuen yang dipastikan mendapat dukungan penuh dari penonton.

Namun, jangan pernah meremehkan tim lainnya yang juga akan dihadapi, Bener Meriah dan Kota Lhokseumawe yang dipastikan juga akan berusaha meraih kemenangan.

“Tidak ada kata-kata coba-coba, walau dalam uji coba,” katanya. Dia meminta pelatih segera membentuk tim utuh seusai laga persahabatan melawan tim Pra PORA Banda Aceh.

Sedangkan Manajer Pra PORA, Wahyu ‘Al-Yunirun’ meminta pemain fokus bermain di tim ini. Dikatakan, bagi pemain yang bergabung dengan klub miliknya, Faruq FC agar tidak bergabung lagi, tetapi fokus membela Aceh Besar.

Pemain cadangan Pra PORA Aceh Besar duduk di pinggir lapangan saat tim utama mendapat arahan dari pelatih sebelum laga melawan tim Pra PORA Sabang di Stadion PS AMLA, Lapangan Sepak Bola Gampong Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Kamis (19/6/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Sementara itu, Muslim yang juga dikenal dengan panggilan Keuchik Muslim, Ketua Askab PSSI Aceh Besar periode 2020-2024 menyatakan dalam sejarah Aceh Besar, tim sepak bola daerah ini terus lolos ke PORA.

“Saya pernah membawa dua kali tim Pra PORA Aceh Besar ke PORA di Jantho dan Pidie,” ujarnya. Dia berharap, para pemain akan mampu mewujudkannya kembali, sehingga lolos ke PORA Aceh Jaya 2026.

Sedangkan pelatih Mukhlis Nakata meminta para pemain beristirahat dengan cukup sebelum latihan lagi pada Sabtu (21/6/2025) pagi. Dikatakan, latihan kali ini agar pemain tidak keteteran, karena latihan terus pada sore hari selama ini.(Muh)