Nasional

Ketua RT Ungkap Antusiasme Warga Gandaria Dapat Sapi 1 Ton dari Rano Karno

30
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyerahkan satu ekor sapi kurban berbobot sekitar 1 ton kepada warga RT 11 RW 07, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026). FOTO/detikcom)

posaceh.com, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyerahkan satu ekor sapi kurban berbobot sekitar 1 ton kepada warga RT 11 RW 07, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Penyerahan sapi dilakukan saat Rano mengunjungi kawasan Kampung Inovasi atau Kampung Pintar di wilayah tersebut.
Ketua RT 11 Imam Basori mengungkapkan warga antusias dan bahagia atas kunjungan serta bantuan yang diberikan Rano.

Selain sapi kurban, warga mendapat bantuan perlengkapan dan dukungan pengembangan inovasi lingkungan.

“Alhamdulillah, warga antusias sekali, luar biasa sekali sambutannya dan juga apresiasi dari Pak Wagub ke lingkungan kita RT 11 RW 07 tentang inovasi kita. Warganya pasti happy sekali dan sangat bermanfaat buat kita,” kata Imam kepada wartawan di kawasan Gandaria, Jaksel, Rabu (27/5/2026).

Imam mengatakan pihaknya menerima satu ekor sapi kurban berbobot sekitar 1 ton yang nantinya akan dipotong dan dibagikan kepada warga sekitar serta masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah diberikan untuk warga sapi sebesar 1 ton, satu ekor. Sangat bermanfaat sekali. Setelah acara ini nanti kita eksekusi, kita potong dan kita akan bagikan ke warga, warga sekitar, dan juga warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Tak hanya menyerahkan sapi kurban, Rano juga memberikan apresiasi terhadap inovasi keamanan lingkungan berbasis digital yang dikembangkan warga RT 11 RW 07. Sistem tersebut mencakup smart gate, alarm panic button yang terhubung ke telepon pintar, patroli warga, hingga GPS.

Selain sektor keamanan, Imam mengatakan pihaknya akan mengembangkan inovasi baru berupa sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi bernama smart sampah.

Program itu akan difokuskan pada pengolahan sampah plastik dan rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi bagi warga.

“Buang sampah itu minimal kita ubah menjadi berkah, menjadi cuan. Nantinya kita sudah koordinasi dengan pengepul sampah dan akan menggunakan teknologi untuk pengelolaannya,” tuturnya.

Menurut Imam, pengembangan inovasi tersebut akan dibantu dari dukungan yang diterima usai kunjungan Wagub. Ia berharap program yang dijalankan di lingkungannya dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Kalau nggak diinfokan, nggak diberitakan ke publik, kita nggak bakal bisa sampai ke Pak Wakil Gubernur,” imbuhnya.(Muh/*)

Exit mobile version