ParlementariaPemko Banda Aceh

Ketua Fraksi PKS DPRK Tuanku Muhammad Jadi Pemateri Parliament Tour Creative Student Home di DPRK Banda Aceh

15
×

Ketua Fraksi PKS DPRK Tuanku Muhammad Jadi Pemateri Parliament Tour Creative Student Home di DPRK Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad menyampaikan paparan di hadapan peserta program Parliament Tour, di Gedung DPRK Banda Aceh, Rabu (20/5/2026). FOTO/ HUMAS DPRK BANDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Creative Student Home kembali menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif melalui program Parliament Tour yang dilaksanakan di Gedung DPRK Banda Aceh, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Tuanku Muhammad Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh sebagai pemateri utama yang memberikan wawasan kepada para peserta mengenai pentingnya membangun karakter legislator muda yang cerdas, kritis, dan berintegritas dalam menghadapi tantangan demokrasi masa kini.

Program Parliament Tour ini diikuti oleh seratusan lebih pelajar dan mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan di Aceh. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan dunia parlemen kepada generasi muda sekaligus memberikan pemahaman mengenai fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang dijalankan oleh lembaga legislatif. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya keterlibatan anak muda dalam proses pembangunan daerah dan penguatan demokrasi.

Dalam pemaparannya, Tuanku Muhammad selaku Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh menekankan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Menurutnya, menjadi legislator muda bukan hanya tentang kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga tentang kemampuan berpikir kritis, memahami persoalan masyarakat, serta memiliki integritas dalam setiap tindakan dan keputusan.

Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad foto bersama peserta program Parliament Tour, di Gedung DPRK Banda Aceh, Rabu (20/5/2026).
FOTO/ HUMAS DPRK BANDA ACEH

“Anak muda hari ini harus menjadi generasi yang berani berpikir kritis dan tidak apatis terhadap persoalan sosial maupun politik. Kita membutuhkan calon-calon pemimpin yang mampu membawa perubahan dengan gagasan yang cerdas dan sikap yang berintegritas,” ujar Tuanku Muhammad di hadapan peserta.
Ia juga menjelaskan bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam dunia kepemimpinan. Seorang legislator muda, kata dia, harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan komitmen terhadap kepentingan publik. Menurutnya, kecerdasan tanpa integritas hanya akan melahirkan penyalahgunaan kekuasaan, sementara integritas tanpa pengetahuan akan membuat seseorang sulit menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Selain membahas pentingnya integritas, Tuanku Muhammad yang juga wakil ketua Komisi III DPRK Banda Aceh turut mendorong peserta untuk aktif meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, diskusi, organisasi, dan keterlibatan dalam kegiatan sosial. Ia menilai bahwa pengalaman dan keberanian untuk terlibat langsung dalam isu masyarakat akan membentuk karakter kepemimpinan yang kuat pada generasi muda.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Para peserta terlihat antusias menyampaikan pertanyaan seputar tantangan politik anak muda, peran mahasiswa dalam pengawasan kebijakan publik, hingga cara membangun komunikasi yang baik antara masyarakat dan lembaga legislatif. Melalui dialog tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami dinamika parlemen secara lebih dekat dan realistis.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata kepada pemateri. Kemudian para peserta dibawa keliling ke berbagai ruangan di DPRK Banda Aceh terutama gedung rapat Paripurna. Melalui program ini, Creative Student Home berharap semangat kepemimpinan, intelektualitas, dan integritas dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda Aceh sehingga mampu melahirkan calon-calon legislator yang berkualitas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti Parliament Tour, generasi muda tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang parlemen, tetapi juga memperoleh inspirasi untuk mengambil peran aktif dalam membangun demokrasi yang lebih baik, transparan, dan berkeadilan.(Mar)