Pemkab Aceh Besar

Ketua DPRK Jamu dan Berikan Bonus kepada Kafilah MQK Aceh Besar

1787
Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd MPd, menyerahkan bonus sebesar Rp 15 juta kepada Kafilah MQK Aceh Besar dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar Adi Darma SPd MPd di Rumoh Aceh milik Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd MSi, Gampong Klieng Cot Aron, Kecamatan Baitussalam, Minggu (24/10/2021) FOTO/ ABDUL MUIZ

posaceh.com, Kota Jantho – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar Iskandar Ali SPd MPd, menjamu dan sekaligus memberikan bonus sebesar Rp 15 Juta kepada Kafilah Aceh Besar yang telah berpartisipasi dalam Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) II Provinsi Aceh yang digelar beberapa waktu lalu di Asrama Haji, Banda Aceh.

Jamuan dan pemberian bonus kepada kafilah MQK Aceh Besar berlangsung di Rumoh Aceh milik Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd MSi, Gampong Klieng Cot Aron, Kecamatan Baitussalam, Minggu (24/10/2021) dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar Adi Darma SPd MPd serta disaksikan oleh para santri dan santriwati kafilah Aceh Besar.
Turut hadir anggota DPRK Aceh Besar Abdul Mukti Fraksi PAN, Kepala Bappeda Aceh Besar Rahmawati SPd, Sekwan DPRK Aceh Besar Fata Muhammad SPd MM, Kadis Kominfo Aceh Besar Abu Bakar SAg dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd MPd, foto bersama Kafilah MQK Aceh Besar usai jamuan dan penyerahan bonus di Rumoh Aceh milik Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd MSi, Gampong Klieng Cot Aron, Kecamatan Baitussalam, Minggu (24/10/2021)
FOTO/ ABDUL MUIZ

Pada kesempatan tersebut, Iskandar Ali mengucapkan selamat atas perjuangan kafilah Aceh Besar di ajang MQK yang merupakan hal yang sangat luar biasa dan patut diapresiasi. “Apa yang kalian lakukan di ajang MQK itu hal yang luar biasa, meskipun Kafilah Aceh Besar tidak berhasil sebagai juara, tapi kalian sudah melakukan yang terbaik,” katanya.
Menurut nya, dalam sebuah kompetensi tentu ada yang kalah dan ada yang menang. “Apa yang kita raih hari ini kita jadikan pelajaran, dan motivasi untuk meningkatkan diri dalam berbagai rmusabaqah lainnya ke depan,” ujarnya.
Selanjutnya, sebagai penghargaan, ia memberikan bonus untuk kafilah Aceh Besar yang telah berjuang demi nama Aceh Besar di ajang MQK beberapa waktu yang lalu. “Bonus ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kami kepada duta Qur’ani yang telah mewakili daerah pada MQK tingkat Provinsi tempo hari dan juga sebagai penyemangat untuk terus belajar dan berprestasi,” ujarnya.
Lebih lanjut politisi PAN itu mengatakan bahwa DPRK Aceh Besar akan terus memberikan dukungan kepada generasi muda Milennial dalam meningkatkan sumber daya manusianya dan meningkatkan prestasinya. “Kami dewan akan terus berada dalam barisan mendukung kemajuan dalam upaya peningkatan prestasi,” demikian Iskandar Ali SPd MSi, Ketua DPRK Aceh Besar.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar Adi Darma SPd MPd menyampaikan, terimakasih kepada Ketua DPRK Aceh Besar yang telah memberikan perhatian kepada kafilah MQK. “Ini merupakan hal luar biasa, yang diberikan oleh Ketua DPRK kepada kafilah MQK, karena mereka juga berjuang membawa nama Aceh Besar,” ujarnya.
Adi Darma berharap, agar semua pihak lebih memerhatikan hal yang seperti ini, menurutnya, Kafilah Aceh Besar meloloskan 15 finalis di ajang MQK, jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan kafilah Kota Subulussalam yang berhasil menyabet juara umum. “Secara penampilan, kita tidak kalah dengan kafilah lain, kita meloloskan lebih banyak finalis di MQK II Aceh di banding Kabupaten lainnya, namun sayangnya kita tidak berhasil keluar sebagai juara,” ungkapnya.
Ia menyesalkan tentang pendapat beberapa orang terkait hasil yang diraih kafilah Aceh Besar di ajang MQK kali ini, menurutnya ini pandangan yang tidak fair, karena dapat menurunkan mental kafilah. “Memang kita tidak juara, tapi mereka telah berjuang dengan sekuat tenaga, jadi harusnya mereka diberikan motivasi bukan malah tidak dihargai,” sesalnya.
Menurutnya, Aceh Besar memiliki potensi yang besar, namun sayangnya dukungan dukungan masih kurang. “Kita memiliki TC singkat, cuma dua hari, anggaran kita juga sangat terbatas, tapi kita berhasil meloloskan 15 finalis, ini perjuangan yang luar biasa,” sebutnya.
Adi Darma meminta, agar kafilah MQK ke II juga dihargai layaknya peserta event lainnya. “Mudah-mudahan kedepan kita menjadi yang lebih baik, dan Pemerintah Daerah dapat memberikan perhatian kepada kafilah MQK,” pungkas Adi Dharma M.Pd, Kadis Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar.(Muiz)

 

Exit mobile version