Parlementaria

Ketua DPRK Banda Aceh Serap Aspirasi Warga

1792
×

Ketua DPRK Banda Aceh Serap Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini
FOTO/ HUMAS DPRK BANDA ACEH Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar memberika respor dari diskusi saat melaksanakan reses di Dapil 2 Kuta Alam, masa persidangan III yang berlangsung di Lampriet, Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Jumat (23/10/2020).

posaceh.com, Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar ST melaksanakan reses dewan di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kuta Alam, masa persidangan III Tahun 2020 yang berlangsung di Lampriet, Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Jumat (23/10/2020).

Kegiatan Ketua DPRK Banda Aceh tersebut dalam upaya menyerap aspirasi warga dari Dapil 2 Kuta Alam yang merupakan daerah pemilihan politisi Partai Keadilan Sejahtera itu, ketika mencalonkan diri selaku anggota DPRK.

Sejumlah warga dari Kecamatan Kuta Alam dan Kuta Raja yang terdiri dari ibu-ibu dan pemuda menyampaikan aspirasi mereka kepada Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar dalam kegiatan reses dan silaturahmi yang berlangsung pada sore hari tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan memakai masker.

Salah seorang warga Merduati Kutaraja, Cut Nur Evianti, menyampaikan uneg-unegnya perihal simpang siurnya informasi terhadap penanganan Covid-19 di Banda Aceh. Begitu juga dengan penanganan pasien yang terinfeksi corona. Cut Nur juga menceritakan, dirinya pernah mengalami pengalaman pahit saat membawa ibunya berobat yang sempat ditolak pihak rumah sakit.

“Saya merupakan salah satu korban yang kecewa terhadap pelayanan rumah sakit. Karena sebelum ibu Saya meninggal, pernah ditolak oleh sejumlah rumah sakit di Banda Aceh,” katanya.

Hal ini kata dia, perlu dilakukan pembenahan agar jangan sampai dialami oleh warga lain dalam mendapatkan perawatan di rumah sakit di masa pandemi Covid-19 ini.

Warga lainnya, Fahrurrazi, dari Lambaro Skep, yang berprofesi sebagai pedagang ikan menyampaikan, selama kondisi Covid-19 seperti sekarang ini penjualan sangat menurun. Namun, karena ia berusaha memasarkan ikannya secara online sedikit membantu penjualan.

Dia berharap ada dukungan pemerintah untuk pengembangan penjualan melalui online bagi pedagang seperti dia.

“Karena secara online ini akan membantu meningkatkan penjualan warga selama pandemi Covid-19,” kata Fakhrurrazi.

Menyahuti aspirasi warga, Farid Nyak Umar menyampaikan, melalui reses masa persidangan III ini, Ia banyak menampung masukan dan saran yang disampaikan warga, khususnya terkait berbagai persoalan yang dihadapi warga selama pandemi Covid-19.

Dengan adanya keluhan warga terkait pelayanan rumah sakit, Farid berharap rumah sakit baik pemerintah maupun swasta agar tidak menolak menampung pasien, apalagi pasien yang sangat membutuhkan penanganan dalam kondisi emergency.

“Kita meminta agar pihak rumah sakit tidak menolak pasien dengan alasan khawatir Covid, apalagi yang emergency. Jika di RS saja sampaikan ditolak, maka kemana lagi pasien harus dibawa. Saya akan sampaikan kepada Pemko Banda Aceh untuk menegur dan melakukan pembinaan, agar pelayanan sektor kesehatan di Banda Aceh terus dibenahi,” ujarnya.

Farid juga mengapresiasi paramedis dan tenaga medis yang terus berada terdepan dalam menangani pasien di masa pandemi. “Saya secara pribadi dan lembaga memberi penghormatan dan apresiasi kepada para medis yang berada digarda terdepan selama pandemi Covid-19 hingga sekarang,” tutur Farid.

Dalam reses tersebut sejumlah warga juga mengeluhkan dan mempertanyakan adanya pembatasan terhadap kegiatan keagamaan, seperti peringatan maulid Nabi dan kegiatan keagamaan lainnya.

Terkait hal ini, Farid menyampaikan sebenarnya bukan pembatasan tapi dalam pelaksanaan kegiatan diimbau mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

“Masyarakat juga berharap tidak ada pembatasan kegiatan keagamaan, sebenarnya pemerintah bukan membatasi atau melarang, tapi menekankan agar pelaksanaan di masa pandemi Covid-19 ini memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” terang Farid Nyak Umar.

Pandemi corona juga berimbas pada perekonomian warga, pendapatan masyarakat menurun. Karenanya Farid akan mendorong pemerintah untuk melahirkan program-program yang bisa membangkitkan perekonomian masyarakat.

Farid mencontohkan seperti bagaimana memberdayakan jual beli secara online, Farid mengatakan jika selama ini pemberdayaan serupa sudah pernah dilakukan pemerintah, tapi ke depan agar bisa menyentuh langsung perekonomian akar rumput masyarakat itu sendiri.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPW PKS Aceh, Ghufran Zainal Abidin, Ketua DPD PKS Banda Aceh, Iwan Sulaiman Wakil Ketua DPD Surya Mutiara, Ketua DPC Kuta Raja Heri Riswandi, Ketua DPC Kuta Alam Fatarjani serta para tokoh masyarakat lainnya dari dua kecamatan tersebut. (Adv)