News

Kesbangpol Aceh Minta Tim Terpadu Daerah Saling Bersinergi Deteksi Dini Potensi Konflik Sosial

1830
FOTO/ DOK KESBANGPOL ACEH Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Aceh, Suburhan, SH saat mengisi materi pada Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial yang diselenggarakan Kesbangpol Kabupaten Pidie Jaya, di Meureudu, Kamis (25/2/2021).

posaceh.com, Meureudu – Badan Kesbangpol Aceh meminta kepada Tim terpadu yang telah terbentuk di Kab/kota untuk dapat berperan aktif dan lebih maksimal dalam melakukan deteksi dini terhadap situasi daerah, sehingga potensi konflik sosial dapat dihindari sedini mungkin.

Permintaan itu disampaikan Kepala Kesbangpol Aceh Drs Mahdi Efendi yang diwakili Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Aceh, Suburhan, SH saat mengisi materi pada Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial yang diselenggarakan Kesbangpol Kabupaten Pidie Jaya, di Meureudu, Kamis (25/2/2021).

Dikatakan Suburhan, bahwa upaya penanganan konflik sosial yang dilakukan Kesbangpol bertujuan menciptakan rasa aman bagi warga dan memelihara perdamaian yang telah dirasakan masyarakat Aceh saat ini. “Untuk itu mari kita rawat perdamaian Aceh,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Suburhan juga menyampaikan bahwa Kesbangpol Aceh baru saja menerima piagam penghargaan dari Kemendagri atas prestasi Provinsi Aceh yang menempati urutan ke 9 dari 34 provinsi, pada Capaian Kinerja Pelaporan Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial tingkat provinsi tahun 2019.

“Baru saja kemarin kita terima langsung dari Kemendagri. Namun yang harus dicatat adalah, capaian ini merupakan prestasi tim terpadu yang ada di Kab/kota yang telah bekerja keras menyampaikan laporannya ke kita,” ujar Suburhan.

Untuk itu, Ia mengajak masyarakat dari seluruh komponen yang ada untuk bersinergi satu sama lainnya sehingga dapat meminimalisir potensi konflik sosial yang akan terjadi. “Tim terpadu juga diharapkan dapat bersinergi dengan masyarakat agar dapat menggali dan melakukan deteksi dini terhadap munculnya potensi konflik,” kata Suburhan.

Kegiatan itu diisi oleh narasumber dari Kesbangpol Aceh, Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Suburhan SH, Dandim Pidie Jaya Tengku Soni Sonata SE, dan Kasi Intel Kejari Pidie Jaya Rifai Affandi SH MH.

Sosialisasi yang berlangsung 24-25 Februari 2021 di ruang pertemuan Kesbangpol Kabupaten Pidie Jaya dan dihadiri 50 peserta dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur FKDM, aktifis LSM dan stakeholder terkait di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.(MarDG/Ril)

Exit mobile version