Parlementaria

Kepala DP3AP2KB Kota Banda Aceh: Elsimil Langkah Percepat Penurunan Stunting

1738
Kepala DP3AP2KB Kota Banda Aceh Cut Azharida SH saat menerima kehadiran Wakil Ketua DPRK Banda Aceh H Isnaini Husda SE di ruangkerjanya, awal Maret 2022. FOTO/ ABDUL MUIZ

posaceh.com, Banda Aceh – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh, Cut Azharida SH menegaskan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) yang menjadi langkah keterbukaan informasi kepada publik demi mempercepat penurunan angka stunting yang disebabkan oleh kekurangan gizi.
“DP3AP2KB siap melaksanakan program penurunan stunting melalui aplikasi Elsimil yang diluncurkan oleh BKKBN sebagai alat pemantau kesehatan, yang juga memuat edukasi seputar kesiapan nikah dan hamil. Aplikasi ini sekaligus merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam upaya mencapai target penurunan stunting,” katanya, Selasa (15/3/2022).

Ia menjelaskan, sistem kerja aplikasi Elsimil adalah dengan pencatatan seluruh informasi yang diperoleh dari seluruh pemeriksaan kesehatan yang dilakukan ibu dan calon ibu sebelum hamil, antara lain pemeriksaan kesehatan paling sedikit meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas dan anemia .
“Nantinya, perempuan yang dinyatakan memiliki anemia akan mendapatkan modul pemberitahuan untuk kembali ke fasilitas kesehatan, di mana mereka akan menerima tablet tambah darah guna dikonsumsi selama 90 hari. Kemudian, pemeriksaan akan kembali dilakukan,” jelasnya.

Menurutnya, edukasi pencegahan stunting untuk calon pengantin menjadi strategi penting. Karena, itu akan menambah wawasan dan mempersiapkan mereka untuk menjadi orang tua. Sehingga anak yang dilahirkan akan sehat dan tidak mengalami stunting.
“Stunting adalah kondisi gizi kronis pada anak yang diakibatkan kurangnya asupan gizi, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak dan membuat tinggi badan anak terlihat lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya,” terangnya.

Akan tetapi, bukan hanya kondisi fisik yang terlihat kerdil saja yang dikhawatirkan, namun perkembangan otak anak yang ikut terhambat akibat stunting menjadi momok yang harus diatasi sedini mungkin. Karena itu, pengetahuan terkait stunting bagi calon pengantin sangat penting, agar mereka bisa melahirkan generasi nyang sehat, cerdas dan tangguh.
“Karena mereka ke depan yang akan menjadi pemimpin dimasa depan. Apalagi tantangan ke depan tidak seperti hari ini melainkan terus berkembang pesat. Jadi persiapkan generasi kita untuk mampu menghadapi tantangan di masa depan, terutama di era globalisasi dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cut Azharida juga menerangkan, aplikasi Elsimil merupakan data pencatatan dan pelaporan yang sifatnya by name by address. Dengan laporan yang diberikan secara terus-menerus oleh pendamping keluarga.
“Jadi dengan aplikasi ini Pemerintah tahu kondisi warga, dan kondisi bayi yang akan lahir memiliki potensi stunting atau tidak,” pungkasnya.(Adv)

Exit mobile version