Pemkab Aceh Besar

Kepala Dispusip Aceh Besar Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Film Konten Literasi

25
×

Kepala Dispusip Aceh Besar Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Film Konten Literasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar, Fazlun SH MT menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Film Konten Literasi di Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (17/9/2026). FOTO/ ROJA

posaceh.com, Kota Jantho, Aceh Besar — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Aceh Besar terus mendorong pengembangan budaya literasi melalui pemanfaatan teknologi dan media digital.

“Salah satunya diwujudkan melalui Lomba Film Konten Literasi yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pesan edukatif melalui karya kreatif. Apalagi, perkembangan teknologi memberikan peluang yang semakin luas untuk mengembangkan gerakan literasi di tengah masyarakat,” kata Kepala Dispusip Aceh Besar, Fazlun, S.H., M.T., saat menyerahkan secara langsung hadiah kepada para pemenang Lomba Film Konten Literasi di Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (17/9/2026).

Dalam sambutannya, Fazlun mengatakan, literasi pada era digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu mengolah informasi dan menyampaikan pesan positif melalui berbagai platform.

“Literasi hari ini tidak hanya tentang membaca buku, tetapi juga bagaimana kita mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya yang edukatif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Fazlun.

Menurutnya, lomba film konten literasi menjadi salah satu wadah untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar dapat menuangkan ide dan kreativitas dalam bentuk karya visual.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar, Fazlun SH MT foto bersama para pemenang Lomba Film Konten Literasi di Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (17/9/2026). FOTO/ ROJA

“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi. Karya yang dihasilkan merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat budaya literasi di Aceh Besar melalui pendekatan yang lebih kreatif dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Fazlun menyebutkan, kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, lomba diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin aktif menciptakan konten yang memiliki nilai edukasi.

“Dispusip Aceh Besar akan terus mendorong kegiatan-kegiatan inovatif yang dapat memperluas jangkauan gerakan literasi dengan memanfaatkan teknologi,” imbuhnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga budaya literasi tidak hanya hadir di perpustakaan, tetapi juga tumbuh di tengah masyarakat melalui berbagai ruang kreatif dan platform digital.

“Kami ingin gerakan literasi semakin dekat dengan masyarakat. Perpustakaan dan literasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi dan media digital sebagai sarana edukasi,” ujar Fazlun.

Terakhir, Fazlun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya literasi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi, berinovasi, dan menghasilkan karya yang memiliki nilai edukatif serta manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Karena keterlibatan generasi muda dalam gerakan literasi sangat penting karena mereka merupakan kelompok yang paling dekat dengan perkembangan teknologi dan media sosial,” tutupnya.

Dalam perlombaan tersebut, Masayuliza Nur Zaffira berhasil meraih Juara I, Khairul Fatan sebagai Juara II, dan Munawir atau Kang Awir sebagai Juara III.

Sementara untuk kategori Juara Favorit, penghargaan diberikan kepada enam peserta, yakni Aisal Al Ghifari, Andika, Mursalin, Roja Pradana, Siti Farika, dan Siti Maulia Rizki.(Rezha)