Parlementaria

Kendaraan Proyek Sering Kotori Jalan, Royes Minta Dishub Tegur Penanggung Jawab Proyek

2029
×

Kendaraan Proyek Sering Kotori Jalan, Royes Minta Dishub Tegur Penanggung Jawab Proyek

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRK Banda Aceh, Royes Ruslan,

posaceh.com, Banda Aceh – Anggota DPRK Banda  Aceh Royes Ruslan menerima  telpon dan keluhan dari warga terhadap pengerjaan penimbunan pengerjaan proyek pembangunan gedung di seputaran jalan Daud Beureuh persisnya berdekatan RSUZA yaitu truk pengangkut tanah tidak membersihakan bannya ketika keluar masuk lokasi proyek.

Menurut Royes, akibat kelalaian sopir kendaraan, jalan yg dilalui menjadi kotor dan becek apabila hujan  dng tanah sisa dari ban truck yang tidak dibersihkan setiap keluar lokasi proyek pembangunan. “Hal ini tentu sangat menganggu warg dan pengguna jalan lainnya,  saya minta Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh untuk memantau dan menegur pekerja dilokasi proyek,” tegasnya, Kamis (25/11/2021).

Petugas Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh menegur pekerja proyek penimbunan, terkait ban mobil yang kotor, Kamis (25/11/2021) FOTO/DOK.DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANDA ACEH

Ia menjelaskan, sejak dimulai pekerjaan penimbunan lahan di daerah tersebut, kejadian ini menjadi kejadian yang kedua, kendaraan proyek tidak membersihkan ban mobil nya ketika mobil keluar dari lokasi proyek. “Kita khawatirkan tanah yang terbawa oleh ban mobil mengakibatkan jalan menjadi licin sehingga terjadi rawan kecelakaan, kemudian tanah yang tersisa mengkibatkan jalan kota itu akan cepat rusak,” ujarnya

“apabila hujan jalan menjadi becek, apabila kering jalan menjadi berdebu. Lama-kelamaan akan mengakibatkan jalan menjadi rusak dan jalan menjadi berlubang. Ini sangat menggangu pengguna jalan dan pengusaha dikawasan jalan tersebut,” tambah Royes

 

Menindak lanjuti keluhan warga, Royes minta Dinas perhubungan segera turun kelapangan memberikan teguran terhadap penanggung jawab di lokasi, agar mengutamakan keselamatan lalulintas,dengan upaya membersihkan ban kendaraan sebelum keluar lokasi proyek.

“Ini kejadian yg kedua setelah sebelumnya juga sdh mendapat teguran dari perhubungan malah muncul dalam pemberiataan harian Serambi Indonesia

 

Royes menegaskan, hal ini agar menjadi perhatian pemilik proyek, supaya setiap sopir angkutan bisa bekerja dengan baik, proyek berjalan dengan lancar, jalanan dan fasilitas umum dijaga dengan baik. “Itu harapannya kepada semua pekerja dan supir truk serta pekerja proyek di kota Banda Aceh agar mengutamakan keselamatan lalulintas,dengan upaya membersihkan ban kendaraan sebelum keluar,” pungkas Royes. (Muiz)