posaceh.com, Jakarta — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan, dalam dua hari terakhir, telah terjadi penurunan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di seluruh Indonesia.
Kemenkes juga menyatakan, tidak benar kabar pandemi akan kembali terjadi atau terjadi. “Tidak ada (status pandemi). Seluruh indikator jauh rendah dari angka situasi saat pandemi,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi kepada Republika.co.id di Jakarta, Senin (18/12/2023).
Nadia mengatakan, gelombang baru kasus Covid-19 memang mulai muncul. Hanya saja, menurut dia, yang terjadi belakangan ini, hanyalah peningkatan kasus.
Peningkatan kasus terjadi akibat banyaknya aktivitas di luar ruangan, seperti perjalanan dalam dan luar negeri serta menjelang liburan akhir tahun.
Berdasarkan data Kemenkes, hari ini tercatat ada 216 kasus konfirmasi, 128 kasus sembuh, satu kasus meninggal, dan 2.010 total kasus aktif. Nadia menjelaskan, dalam dua hari terakhir terjadi penurunan kasus.
Meski begitu, melupakannya akan tetap memperhatikan perkembangan situasi.
Nadia mengatakan, Kemenkes meminta masyarakat untuk melengkapi dosis vaksinasi Covid-19. Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor IM.02.04/C/4864/2023 tertanggal 15 Desember 2023.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, menjelaskan, hal itu merupakan bagian dari upaya untuk mengantisipasi kasus Covid-19 di tengah masyarakat saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Bagi yang belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19 diimbau untuk dapat segera mendapatkan vaksinasi Covid-19.
“Bagi masyarakat, terutama lansia dan dewasa yang memiliki komorbiditas serta penyandang imunokompromais, yang pernah memperoleh vaksinasi Covid-19 minimal 6-12 bulan yang lalu, dapat diberikan satu dosis vaksin Covid-19,” ucap Maxi. (republika.co.id)
