DaerahPemerintah Aceh

Kemendukbangga/BKKBN Aceh Diseminasi Buku Saku Quick Wins

243
×

Kemendukbangga/BKKBN Aceh Diseminasi Buku Saku Quick Wins

Sebarkan artikel ini
Suasana pelaksanaan Diseminasi Modul/Buku Saku Quick Wins Kemendukbangga, di Hotel Seventeen, Banda Aceh, Senin (15/12/2025). FOTO/ DOK MEDIA POS ACEH

*Dorong Implementasi Nyata di Daerah

posaceh.com, Banda Aceh — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) melalui Perwakilan BKKBN Aceh menggelar Diseminasi Modul/Buku Saku Quick Wins Kemendukbangga, di Hotel Seventeen, Banda Aceh, Senin (15/12/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat langkah implementasi program Quick Wins di tingkat kabupaten/kota bersama instansi dan mitra kerja.

Diseminasi tersebut dihadiri Tim Penyusun Buku Saku, akademisi sebagai reviewer, perwakilan UNICEF Aceh, para ketua Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) atau perwakilannya, fasilitator, kader, serta para Ketua Tim Kerja di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh. Para peserta dibekali pemahaman mengenai konsep, substansi, dan strategi pelaksanaan program agar implementasinya berjalan terarah dan seragam.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Aceh, Ihya, SE, MM, mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan program prioritas pembangunan keluarga. Menurutnya, diseminasi dilakukan agar para pelaksana di lapangan memahami secara menyeluruh fungsi dan strategi penerapan modul Quick Wins.

“Melalui kegiatan ini, pelaksana program, fasilitator, kader, dan mitra diberikan pemahaman yang komprehensif agar modul Quick Wins tidak hanya dipahami, tetapi benar-benar diimplementasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Ihya.

Suasana pelaksanaan Diseminasi Modul/Buku Saku Quick Wins Kemendukbangga, di Hotel Seventeen, Banda Aceh, Senin (15/12/2025). FOTO/ DOK MEDIA POS ACEH

Ia menjelaskan, salah satu hasil penting dari diseminasi tersebut adalah tersusunnya Rencana Tindak Lanjut (RTL) oleh setiap kelompok daerah. RTL mencakup penyebarluasan modul, sosialisasi kepada perangkat desa dan masyarakat, penjadwalan kegiatan lapangan, serta pembentukan tim pelaksana.

“RTL menjadi panduan nyata bagi program Quick Wins agar tidak berhenti pada level sosialisasi, tetapi benar-benar dilaksanakan. Penyusunan RTL juga memastikan adanya tanggung jawab konkret pascakegiatan,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Aceh, Drs. Syakir, M.Si, dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan menekankan bahwa modul dan buku saku Quick Wins harus dipandang sebagai panduan strategis, bukan sekadar dokumen teknis.

“Materi yang terstruktur dan mudah dipahami akan membantu para pelaksana di lapangan menjalankan program pemberdayaan masyarakat dengan standar yang seragam dan terarah,” kata Syakir.

Ia juga menyoroti kondisi Aceh yang tengah dilanda musibah banjir dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, dampak bencana sangat memengaruhi kehidupan banyak keluarga sehingga dibutuhkan kepedulian dan penyesuaian dalam pelaksanaan program, khususnya dalam memberikan edukasi kepada keluarga terdampak.

“Kondisi ini menuntut kepekaan semua pihak agar pelaksanaan program tetap relevan dengan situasi masyarakat, terutama keluarga korban bencana,” ujarnya.

Mewakili Gubernur Aceh, Syakir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan buku saku Quick Wins. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan, dan dunia usaha untuk memastikan keberlanjutan manfaat program.

“Kolaborasi yang kuat akan mempercepat pencapaian tujuan program. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga dan komunitas Aceh yang tangguh,” pungkas Syakir. (Adv)