News

Kebakaran Sere Wangi Kembali Terjadi di Gayo Lues

1961
Petugas Damkar Gayo Lues berusaha memadamkan Api dilahan kebakaran milik Husna (56) warga Blewer, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (20/2/2022). FOTO/ KAMAL GAYO

posaceh.com, Blangkejeren – Lagi dan lagi, kebakaran terjadi dalam kurun waktu Januari dan Februari 2022, beberapa kebakaran tersebut didominasi oleh lahan Sere Wangi masyarakat. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gayo Lues, Minggu (20/2/2022) kembali melakukan penanganan di dua kejadian kebakaran.

Kejadian pertama terjadi di lahan kebun Sere Wangi milik Husna (56) warga Desa Blewer Kecamatan Blangkejeren Gayo Lues yang lahannya disamping Dinas Arsip. Kejadian kebakaran lahan tersebut diperkirakan pukul 03.20.Wib seluas satu Hektar,dan api dapat dipadamkan sekira pukul 04.00.Wib.

Petugas Damkar Gayo Lues berusaha memadamkan Api dilahan Milik Basriadi (57) Warga Reco/ Sangir Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (20/2/2022).
FOTO/ KAMAL GAYO

Kemudian dalam waktu bersamaan, terjadi lagi kebakaran lahan Sere Wangi didaerah desa Reco / Sangir Kecamatan Dabun Gelang Gayo Lues milik Basriadi (57) warga Reco kejadian tersebut diperkirakan pukul 04.00.Wib dengan luas lahan lebih kurang juga satu Hektar ludes dilalap sijago merah. Api dapat dipadamkan oleh petugas Damkar sekira pukul 17.55.Wib. diperkirakan kerugian didua kejadian itu sebesar Rp 25 juta Rupiah.

Pemilik lahan Sere Wangi bernama Basriadi didampingi Kabid Pemadam Penyelamatan Sarana dan Prasarana Damkar Gayo Lues Sufianto ST saat dialokasi kejadian kebakaran Sere Wangi di Desa Reco/ Sangir Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (20/2/2022).
FOTO/ KAMAL GAYO

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gayo Lues Suprinadi STTP MAP melalui Kabid Pemadam Penyelamatan Sarana dan Prasarana Damkar Gayo Lues Sufianto ST mengatakan, kali ini memang ada dua kejadian kebakaran,yang satu di Desa Blewer Kecamatan Blangkejeren dan satu lagi di Desa Reco Kecamatan Dabun Gelang. “Kebakaran yang terjadi di Gayo Lues akhir – akhir ini mulai datang panas mungkin ada pemilik kebun membuang putung rokok dilahan tersebut bisa saja akibat rokok itu lahan menjadi terbakar, karena Sere itukan minyak jadi mudah terbakar,” jelas Sufianto.


Satu Unit Truk Damkar dikerahkan memadamkan api di Lahan Sere Wangi Milik Husna warga Desa Blewer Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (20/2/2922).
FOTO/ KAMAL GAYO

Ia menyarakan kepada pemilik Kebun Sere wangi agar berhati – hati jika bermain api baik pemilik kebun di Desa Blewer maupun pemilik kebun didesa Reco hindari bermain api. Untung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir di lahan milik Husna warga Blewer kerugian diperkirakan 10 juta rupiah dan pemilik lahan bernama Basriadi warga Reco kerugian diperkirakan 15 juta Rupiah.
“Semoga dari kejadian itu para pemilik Ladang Sere Wangi agar berhati – hati jika bermain api sebelum kejadian yang lebih besar lagi terjadi,jika udah begini mau bagaimana lagi nah yang rugi kan kita sendiri,untuk itu saya mohon kepada pemilik lahan agar jauhi api agar ladang anda terhindar dari kebakaran,” pungkas Sufianto mengahiri. (KG)

 

 

Exit mobile version