Pendidikan

Kadisdik Aceh Dorong Siswa SMKPP Saree Jadi Wirausaha Pertanian Modern

24
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP, menyampaikan sambutan dan sekaligus membuka MPLS Ramah Tahun 2026, di Aula Kampus I SMKPP Negeri Saree, Kabupaten Aceh Besar, Senin (13/7/2026). FOTO/ MUHAMMAD TIS

posaceh.com, Kota Jantho – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP, mengajak para siswa baru SMK Pembangunan Pertanian (SMKPP) Negeri Saree menjadikan tantangan perubahan ekonomi di kawasan Saree sebagai motivasi untuk mengembangkan sektor pertanian modern melalui inovasi dan kewirausahaan.

Menurutnya, perubahan aktivitas ekonomi di kawasan Saree setelah beroperasinya Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh). Menurutnya, berkurangnya arus kendaraan di jalur lama turut berdampak terhadap aktivitas usaha masyarakat.
“Warung makan hingga kios-kios penjual oleh-oleh dan keripik di kawasan Saree kini tidak lagi seramai dulu karena kendaraan yang melintas semakin berkurang,” kata Murthalamuddin, saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 di Aula Kampus I SMKPP Negeri Saree, Kabupaten Aceh Besar, Senin (13/7/2026).

Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh dipandang sebagai hambatan. Sebaliknya, para siswa SMKPP harus mampu menjadikannya sebagai peluang untuk menghadirkan inovasi di sektor pertanian dan peternakan.

Murthalamuddin berharap lulusan SMKPP Negeri Saree tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan yang menghasilkan produk pertanian dan peternakan bernilai tambah.

“Saya berharap para siswa mampu menciptakan produk pangan olahan yang berkualitas, higienis, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di pasar modern. Jiwa kewirausahaan harus terus dibangun sejak di bangku sekolah,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP, memasang tanda pengenal peserta MPLS Ramah Tahun 2026, di Aula Kampus I SMKPP Negeri Saree, Kabupaten Aceh Besar, Senin (13/7/2026).
FOTO/ MUHAMMAD TIS

Sementara itu, Kepala SMKPP Negeri Saree, Dr Muhammad Amin SP MP Gr mengatakan, minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMKPP terus meningkat. Namun, keterbatasan fasilitas membuat sekolah belum dapat menerima seluruh calon peserta didik.

“Masih ada calon siswa yang belum dapat diterima karena keterbatasan daya tampung asrama dan fasilitas makan gratis. Penerimaan tahun ini benar-benar disesuaikan dengan kapasitas yang ada,” ungkap Muhammad Amin.

Ia berharap Pemerintah Aceh dapat memberikan dukungan anggaran untuk penambahan fasilitas, terutama pembangunan asrama dan dukungan konsumsi siswa, sehingga lebih banyak calon peserta didik dapat diterima pada tahun-tahun mendatang.

Senada itu, Ketua Komite SMKPP Negeri Saree, Maswadi Syarif SP MPd menuturkan, SMKPP memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia di bidang pertanian yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.

“Kami berharap seluruh calon siswa yang memenuhi syarat nantinya dapat ditampung. SMKPP harus menjadi tempat lahirnya generasi petani muda yang profesional dan siap menghadapi tantangan pertanian modern,” sebut Maswadi.

Pembukaan MPLS Ramah 2026 yang diikuti ratusan siswa baru tersebut, turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, pengawas sekolah, Komite SMKPP Negeri Saree, Kapolsek Lembah Seulawah, serta jajaran guru dan tenaga kependidikan SMKPP Negeri Saree.(Mtis)

Exit mobile version