News

Jelang Meugang, Persedian Daging Aman, Harga Rp 140 Ribu hingga Rp 160 Ribu

1826
×

Jelang Meugang, Persedian Daging Aman, Harga Rp 140 Ribu hingga Rp 160 Ribu

Sebarkan artikel ini
Sekda Aceh Besar Drs Iskandar MSi melihat daging meugang yang dijual dipasar Induk Lambaro, Aceh Besar, Rabu (22/4/2020) [Foto : Ismailphonna]

POSACEH.COM, KOTA JANTHO – Persediaan daging mencukupi untuk kebutuhan meugang dua hari menjelang menyambut Bulan Puasa Ramadhan di Provinsi Aceh. Harga Berkisar Rp 140 ribu hingga Rp 160 ribu.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Iskandar, M.Si bersama Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Rahmandi MSi kepada wartawan saat memantau penjualan daging di Pasar Induk Lambaro, dan sejumlah pejabat daerah ini, Rabu (22/4/2020) mengatakan, persediaan daging untuk kebutuhan meugang di Aceh sebanyak lima ribu ton. Persedian daging tersebut mencukupi untuk kebutuhan meugang.

 

Berdasarkan hasil pantauannya, harga daging meugang di pasar induk Lambaro masih normal seperti biasanya. Harga daging yang dijual pedagang di Pasar Induk Lambaro, meugang pertama pagi tadi berkisar 140 ribu hingga 150 ribu perkilogram. “Harga daging hari ini masih normal, meskipun di tengah pandemi covid-19 seperti ini, harga daging meugang masih seperti tahun lalu berkisar Rp. 150.000 s/d 160.000 perkilo,” sebutnya.

Terkait harga daging, menurut Iskandar, Pemerintah tidak bisa mengambil kebijakan tertentu terkait harga daging pada saat meugang. “Kita tidak bisa intervensi soal harga, karena ini juga musiman, Alhamdulillah harganya masih normal meskipun saat ini sedang pandemi wabah corona,” ujar Sekda Aceh Besar.

 

Ia menambahkan, untuk memastikan roda perekonomian berjalan dengan normal, ketersediaan stok bagi masyarakat harus terus ada, jangan sampai terjadi lonjakan harga apalagi pada saat jelang ramadhan seperti ini.

 

Sementara Kadis Peternakan Aceh drh Rahmandi menambahkan, persedian daging tersebut merupakan daging sapi lokal, terutama dari sentra peternakan sapi Aceh Besar. “Persediaan daging aman untuk kebutuhan sampai Oktober,” katanya.

 

Selain meninjau harga daging, Sekdakab Aceh Besar juga membagi-bagikan masker kepada para pedagang dan pembeli di pasar, hal ini dilakukan juga dalam upaya pencegahan Penyebaran virus corona, aktivitas dipasar tentu akan banyak terjadi interaksi karena itu baik pembeli maupun pedagang wajib menggunakan masker.

 

“Pasar menjadi tempat transaksi dan tempat berkumpul banyak orang, makanya memakai masker itu penting, makanya dihari ini kita juga membagi masker untuk pedagang dan masyarakat,” katanya.

 

Hadir dalam kunjungan itu, Kadis Pertanian dan Penternakan Aceh Besar Dr Ir Azhar MSc Kadiskopukmdag Taufiq SH, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Muhajir SSTP.(Ismail)