posaceh.com, Jakarta – Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) menjajaki laga persahabatan dengan tim nasional Turki untuk mematangkan persiapan Indonesia menghadapi Piala Dunia Sepak Bola Mini atau IMF World Cup Minifootball 2026 di Antalya, Turki, pada 1–6 November mendatang.
Penjajakan itu dibahas dalam pertemuan Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin bersama pengurus KSMI dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip, di kediaman Duta Besar Turki di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, KSMI mengundang tim nasional Turki untuk datang ke Jakarta dan menjalani pertandingan persahabatan. Duta Besar Turki menyambut baik undangan itu dan akan membicarakannya lebih lanjut dengan komite sepak bola mini Turki.
Yan Mulia Abidin mengatakan, komunikasi dengan Turki menjadi bagian dari upaya KSMI memperluas kerja sama internasional sekaligus membuka peluang bagi timnas Indonesia mendapatkan pengalaman bertanding sebelum tampil di kejuaraan dunia.
Menurutnya, pertandingan persahabatan dapat menjadi kesempatan bagi timnas untuk menguji strategi, meningkatkan kekompakan, dan mengukur kemampuan menghadapi lawan dari negara lain.
“Laga persahabatan ini penting untuk menguji strategi, memperkuat kekompakan, dan mengukur kemampuan timnas Indonesia sebelum tampil di Piala Dunia Sepak Bola Mini,” ujar Yan Mulia Abidin.
Meski demikian, rencana laga tersebut masih dalam tahap penjajakan. Jadwal dan kepastian pertandingan menunggu hasil pembicaraan lanjutan antara KSMI dan pihak Turki.
KSMI saat ini juga mempersiapkan tim nasional yang akan menjalani debut di Piala Dunia Sepak Bola Mini. Turnamen yang diselenggarakan International Minifootball Federation (IMF) itu dijadwalkan berlangsung di Antalya pada 1–6 November 2026 dan diikuti 16 negara.
Untuk mematangkan persiapan, KSMI menjadwalkan pemusatan latihan nasional di Jakarta mulai 25 Oktober 2026. Pemain yang mengikuti seleksi berasal dari sejumlah daerah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Pemusatan latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, pematangan taktik, serta pembentukan kerja sama tim sebelum menghadapi persaingan internasional.
Yan Mulia memimpin delegasi KSMI dalam pertemuan dengan Duta Besar Turki. Ia didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Adhannie Anggoro dan Wakil Ketua Umum Marino.
Selain membahas pertandingan persahabatan, pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama pengembangan sepak bola mini antara Indonesia dan Turki.
Bagi KSMI, prioritas saat ini adalah memastikan tim nasional siap menghadapi turnamen dunia. Debut di Antalya menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengukur kemampuan pemain sekaligus memperkuat posisi sepak bola mini nasional di tingkat internasional.(Why/*)











