posaceh.com, Banda Aceh – Isu Reshuffle Pengurus DPD I Partai Golkar Aceh kian mencuat dan santer terdengar dikalangan partai berlambang pohon beringin tersebut. Hal tersebut seiring dengan ada beberapa pengurus yang meninggal dan ada juga pengurus yang sudah menjadi pengurus DPD II atau Kabupaten/kota.
Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Drs H TM Nurlif SE kepada media ini mengakui ada beberapa posisi kepengurusan yang kosong pasca ada pengurus yang meninggal dan ada pula yang hijrah ke DPD II. “Pengurus yang meninggal yaitu H Eddy Achyar, Zaini Aziz mereka adalah para wakil ketua,” ungkap Nurlif.
Selain itu menurut Teuku Muhammad Nurlif yang digadang gadangkan oleh partainya sebagai kandidat Gubernur Aceh itu menambahkan, selain pengurus yang meninggal ada juga yang hijrah seperti Sabri Badruddin dan Khalid yang selama ini sebagai Wakil Ketua DPD I dan sekarang sudah memimpin Partai Golkar Kota Banda Aceh dan Kabupaten Pidie Jaya.
“Selain Sabri Badruddin yang sudah jadi ketua Golkar Kota Banda Aceh, Khalid ketua Golkar Pijay ada juga beberapa pengurus DPD I yang berhijrah ke DPD II kota Banda Aceh seperti Hj Kasumi Sulaiman, Afdhal, Amri, Aulia Rahman dan Teuku Rinaldi,” jelas mantan anggota DPR RI ini.
Ketika di tanya, kapan rencana adanya rotasi dan perombakan kepengurusan di Partai Golkar Aceh mengingat banyak posisi yang kosong. Mantan anggota BPK RI ini dengan santai mengatakan pihaknya akan menentukan waktu yang tepat untuk memutuskan sesuatu termasuk reshuffle pengurus.
“Kita akui bahwa sekarang banyak posisi kepengurusan partai Golkar Aceh yang kosong, kita juga tahu banyak kader Partai yang siap di Reshuffle, namun semua itu akan kita putuskan dengan mekanisme dan waktu yang tepat, tidak perlu tergesa-gesa,” tegas Ketua Partai Golkar Aceh.
Isu Reshuffle pengurus Partai Golkar Aceh tidak hanya berkembang di seputar Partai berlambang pohon beringin itu, tapi di warkop warkop sudah banyak dibicarakan, kenapa seorang TM Nurlif membiarkan posisi kepengurusan Partai lowong pasca meninggalnya beberapa pengurus dan hijrah ke DPD II.
Tidak hanya itu, beberapa suara juga muncul akankah kader kader yang pernah terdepak beberapa waktu lalu akan kembali mengisi kekosongan kepengurusan Partai Golkar Aceh. Kader yang pernah terdepak seperti Hendra Budian (wakil ketua DPRA), Qamaruzzaman Haqni (ketua PMI kota Banda Aceh), Sufrizal Yusuf (wartawan senior) dan Iqbal Piyeung ( Plt Ketua Kadin Aceh) akankah bergabung kembali dalam squad TM Nurlif di Partai Golkar Aceh, hanya Allah dan TMN yang tahu, kita tunggu Reshuffle Kepengurusan Partai Golkar Aceh.(T Azhari)
