Olahraga

INKAI Aceh 2021 – 2025 Dikukuhkan, Niko Fahrizal Ketua Umum

2074

posaceh.com Banda Aceh – Pengurus Provinsi Institut Karate – DO Indonesia (INKAI) Aceh, masa bakti 2021 – 2025 dengan Ketua Umum Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han), dikukuhkan.

Pengukuhan dilakukan Ketua Pengurus Pusat INKAI Laksda TNI Dr. Ivan Yulivan M.M. CHRMP. M. Tr (Han), DAN VI INKAI di Gedung Malahayati, Makodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Sabtu (22/10/2021).

Disela pelantikan tersebut, Ivan Yulivan mengharapkan banyak tumbuh atlet karate di daerah Aceh yang nantinya dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Pada hari ini telah berlangsung pengukuhan INKAI Aceh. Ini merupakan perguruan tertua dan selalu terdominasi” katanya.

Laksda TNI Ivan Yulivan menyebutkan, perguruan INKAI berada di seluruh pelosok di 34 Provinsi di Indonesia, dengan jumlah pengikut sebanyak 2 juta orang.

“Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih atas undangan hari ini, kami merasa kegiatan ini penting dan memaksakan diri untuk hadir,” ujarnya.

Dirinya, mengaku sangat terkejut ketika melihat keakraban pengurusan karate di Aceh. “Saya memberikan apresiasi yang tak terhingga kepada semua pengurus dan semua yang telah hadir pada acara hari ini. Semoga Aceh selalu dilungi Allah dan selalu sukses,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum INKAI Aceh Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) usai dikukuhkan, mengatakan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua baru saja berlalu. Ke depan PON XXI/2025 Aceh – Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah, sehingga untuk mempersiapkan event besar tersebut, perlu dilakukan kerjasama semua pihak.

“Semoga sejarah karate akan lahir di Serambi Mekah ini. Itulah yang merupakan alasan kami memberikan Sabuk Hitam Kehormatan INKAI kepada seluruh pihak yang telah kami pandang bisa memberikan kontribusi besar kepada Karate khususnya perguruan INKAI, dan juga merupakan serangkaian agenda dalam rangka HUT ke-50 INKAI”, ujarnya.

INKAI yang memiliki motto tangguh, rendah hati, berprestasi, dan memiliki sumpah karate, sehingga tepat bila diadaptasikan dengan prajurit TNI sebagai salah satu modal untuk meningkatkan dan membentuk karakter, fisik, dan mental. “Kami berharap kedepan kita akan terus dapat menjalin hubungan kerjasama,” katanya.

Niko menyebutkan, olahraga karate selain bertujuan untuk meningkatkan kesehatan juga untuk menjalin silaturrahmi, berbagi ilmu dan menyiapkan kader-kader karate.

“Kita harus berbagi ilmu dan lebih penting adalah persiapan menuju PON XXI/2025,” katanya.

Selain pengukuhan, juga dilakukan pemberian “DAN (Sabuk Hitam) Kehormatan” oleh para Dewan Guru INKAI kepada para penjabat di Aceh. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kontribusi perguruan INKAI Aceh terhadap seluruh unsur Forkopimda di Aceh yang juga sebagai pembina olahraga di Tanah Rencong.

Para penjabat yang diberikan DAN (Sabuk Hitam) Kehormatan yaitu;

1. Pangdam Mayjen TNI Achmad Marzuki ( DAN – 6 Kehormatan)

2. Irdam IM Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) (DAN – 5 Kehormatan)

3. Kasdam IM Brigjen TNI Joko P. Putranto, M.Sc (DAN – 5 Kehormatan)

4. Ketua DPRA H. Dahlan Jamaluddin, S.IP ( DAN – 5 Kehormatan)

5. Ketua KONI Aceh H. Muzakir Manaf ( DAN – 5 Kehormatan)

6. Rektor UIN Prof. Dr. Warul Walidin AK, MA ( DAN – 5 Kehormatan)

7. Rektor USK Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng IPU ( DAN – 5 Kehormatan)

8. ASOPS IM Kolonel Inf Riyanto, S.I.P (DAN – 4 Kehormatan)

9. Kadisperindag Ir. Mohd Tanwier, MM (DAN – 4 Kehormatan)

10. Kaajendam IM Kolonel Caj. Usman Syamsuddin, S.A.P (DAN – 4 Kehormatan)

11. Sekwan PNA Sofyan Dawood ( DAN – 4 Kehormatan). (Sudirman Mansyur/rls/ra/*)

Exit mobile version