InternasionalOlahraga

Inggris Takluk dari Spanyol 2-3 di UEFA Nations League

35
×

Inggris Takluk dari Spanyol 2-3 di UEFA Nations League

Sebarkan artikel ini
Gelandang Timnas Spanyol, Alex Baena (kanan), mencetak gol bagi timnya ke gawang Inggris dalam laga Grup 3 UEFA Nations League A 2026/2027 di Wembley Stadium, London, Minggu (27/9/2026) dini hari WIB. Spanyol menang 3-2 dalam laga ini. FOTO/AFP

posaceh.com, Jakarta – Kekalahan Inggris dari Spanyol di Wembley menyisakan sejumlah catatan bagi Thomas Tuchel.

Dua kesalahan pemain Manchester City, Marc Guehi dan Nico O’Reilly, berujung gol Spanyol dan membuat Three Lions gagal menghentikan rekor tak terkalahkan La Roja yang kini mencapai 39 pertandingan.

Tuchel mengakui kesalahan-kesalahan tersebut membuat Inggris dihukum di level tertinggi.

Sang pelatih membuka kemungkinan kabar besar yang sedang membelit Man City ikut mengganggu konsentrasi para pemainnya.

Dua gol pertama Spanyol lahir setelah Marc Guehi dan Nico O’Reilly kehilangan bola dalam situasi membangun serangan dari belakang.

Tuchel menilai kesalahan seperti itu sangat berisiko ketika menghadapi Spanyol, tim yang dikenal mampu menguasai bola dan mengontrol pertandingan dengan sangat baik.

“Itu terjadi. Memang begitulah adanya. Hal itu terjadi terlalu sering dan kami dihukum di level tertinggi,” ujar Tuchel.

“Kami membuat awal yang paling buruk melawan tim seperti Spanyol yang senang mengontrol pertandingan, bermain dengan percaya diri dan menguasai bola.”

Sebelumnya, Inggris sebenarnya sempat menunjukkan respons positif setelah tertinggal. The Three Lions bahkan mampu berbalik unggul sebelum turun minum.

Peluang besar untuk memperlebar keunggulan menjadi 3-1 datang ketika Jude Bellingham memenangkan penalti.

Namun, Harry Kane gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya membentur mistar gawang.

Momen itu kemudian menjadi titik balik bagi Spanyol untuk bangkit dan mengubah jalannya pertandingan.

“Kami ingin menjadi tim yang sangat bertekad untuk mengalahkan mereka. Kenyataannya, kami kalah,” ujar Tuchel.

Tuchel menilai Inggris sebenarnya memiliki peluang untuk mengunci kemenangan.

Setelah mencetak gol penyama dan gol kedua, Inggris masih mempunyai kesempatan mencetak gol ketiga yang menurutnya bisa menjadi pukulan penentu.

“Kami mencetak gol penyeimbang kedudukan. Kami mencetak gol kedua. Kami bisa saja mencetak gol ketiga di babak pertama. Kami seharusnya benar-benar mencetak gol ketiga di babak kedua,” tutur Tuchel.

Menurutnya, gol ketiga bisa memberikan momentum dan kepercayaan diri yang lebih besar kepada Inggris. Namun, kesalahan teknis kembali terjadi dan membuat momentum berpindah ke kubu Spanyol.

Thomas Tuchel juga mengkritik cara Inggris bertahan ketika Mikel Oyarzabal mencetak gol kemenangan Spanyol.

“Kami kebobolan satu gol dari permainan terbuka yang seharusnya benar-benar bisa kami pertahankan dengan lebih baik,” katanya.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Tuchel menilai Inggris harus menerima kekalahan tersebut dan menjadikannya bahan evaluasi.

“Hasilnya bukan yang kami inginkan. Saya pikir kami bisa memenangkannya. Kami harus menerimanya, memulihkan diri, belajar dari ini. Lakukan apa yang kami lakukan dengan level yang sama dan kurangi serta perbaiki kesalahan-kesalahan kami,” pungkasnya.(Muh/*)