posaceh.com Banda Aceh – Sejumlah ruas jalan nasional dari Aceh Tamiang sampai Banda Aceh belum bisa dilalui, terutama jembatan Kutablang Bireuen masih putus.
Berdasarkan informasi dari Basarnas pada Selasa (2/12/2025) malam, sejumlah jalan alternatif dapat dilalui, namun harus dengan motor trail, seiring jalan kabupaten dan kecamatan masih dipenuhi lumpur.
Untuk jalan nasional dari Aceh Tamiang ke Langsa sudah bisa dilalui. Tetapi Langsa ke Aceh Timur masih terendam air di Peureulak dan hanya mobil chassis tinggi bisa melintas.
Dari luar lintasan Peureulak ke Aceh Utara juga sudah bisa dilintasi kendaraan. Begitu juga dari Cunda, Aceh Utara sudah bisa masuk e Kota Lhokseumawe.
Sedangkan Aceh Utara ke Bireuen hanya sampai Kutablang, seiring jembatan masih putus. Hanya orang yang bisa melewati ke seberang arah Banda Aceh dengan perahu nelayan atau rakit TNI.
Saat ini sedang diperbaiki jembatan rangka baja di Teupin Reudep yang diperkirakan rampung satu pekan depan. Jika rampung, maka akan menjadi jalan alternatif menuju Bireuen, termasuk truk barang.
Dari area ini ke Pidie Jaya masih terputus, tetapi ada jalan alternatif dengan putar balik belakang Meureudue sampai jembatan Batee Iliek menuju Pidie.
Dari Pidie via Seulawah ke Banda Aceh sudah normal. Tetapi dari Pidie ke Laweung- Krueng Raya, Aceh Besar belum ada informasi.
Sedangkan wilayah tengah, dari Bireuen ke Bener Meriah masih putus total, seiring jembatan di Kecamatan Juli, Bireuen masih putus.
Untuk dari Aceh Utara- Bener Meriah (KKA) dapat dilewati, namun hanya kendaraan khusus motor trail. Masih di wilayah yang sama Geumpang Pameu – Takengon juga masih putus.
Dari Sigli-Tangse Geumpang Pameu, jalan utama amblas akibat longsor, namun jalan alternatif bisa dilewati dengan motor khusus trail.
Begitu juga Abdya – Gayo Lues sudah bisa dilewati, namun harus menggunakan motor khusus trail.
Sementara itu, Tamiang- Langkat, Sumatera Utara masih lumpuh, karena jalan di Seumadam, Aceh Tamiang masih banjir setinggi 1.5 meter.(Muh)











