
posaceh.com Banda Aceh – Imran Joni menjadi yang pertama mendaftarkan diri maju sebagai Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonsia (PWI) Aceh, periode 2021-2026.
Didampingi beberapa pendukung, Imran Joni menyerahkan berkas pencalonannya langsung kepada dan diterima Stering Committe Nurdinsyam, dan Ketua OC, Muhammad Zairin, di aula Gedung PWI Aceh, Senin (15/11/21) sore.
“Saya menyerahkan berkas ini untuk mendaftar sebagai calon Ketua PWI Aceh,” ujar Imran Joni kepada sejumlah wartawan, usai menyerahkan formulir pendaftaran.
Ia berharap, kepada wartawan yang punya hak suara untuk dapat bergabung bersama dirinya dan memajukan organisasi PWI Aceh kedepan.
“Visi saya maju calon Ketua PWI Aceh, pertama, menghidupkan kembali internal pengurus masing-masing bidang yaitu bidang organisasi, antar lembaga dan kesejahteraan serta penguatan wartawan dengan melakukan pelatihan dengan Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” jelasnya.
Penguatan Kapasitas dan Kualitas
Selain itu, misi Imran Joni yakni, penguatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai Anggota PWI Provinsi Aceh.
Menggalakkan kegiatan sosial kemasyarakatan melalui PWI Provinsi Aceh peduli dan membangun kebersamaan anggota PWI Provinsi Aceh yang religius serta toleran.
Imran Joni, yang saat ini menjabat sebagai Pimpinan Umum Hr Rakyat Aceh, memiliki seorang isteri yaitu Isna Suryani, dua orang anak ; Muhammad Aqil (mahasiswa USK) dan Annisa Yassmin (SMA).
Dalam karir wartawan yang sudah dijalaninya 30 tahun lebih, Imran Joni pernah bekerja di beberapa media, di antaranya Suratkabar Peristiwa tahun1987, Atjeh Post (1989/1990), Aceh Ekspres (1995), Berita Yudha (1996), Berita Lima (1999) dan Harian Rakyat Aceh (2005 sampai sekarang).
Baru Satu Calon
Sementara itu, Ketua Stering Committe, Nurdinsyam, menyampaikan, sejak dibuka pendaftaran dan pengembalian formulir baru ada satu orang. “Ini akan terus bertambah calon lain yang mengembalikan formulir,” jelasnya.
Kata Nurdinsyam, sebab sudah ada lima orang yang mengambil dan mendaftar sebagai calon Ketua. “Kita buka hingga pada tanggal 20 November, saat pleno,” ungkapnya.
Nurdinsyam mengaku akan mempelajari semua berkas yang sudah diserahkan bersama anggota SC. Bila ada kekurangan ada waktu untuk diperbaiki. (Sudirman Mansyur/rls).