Pemerintah Aceh

Imigrasi Gelar Rapim Konsolidasi Isu Perbatasan, Keamanan, dan Kontribusi Ekonomi

1226
Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim, saat menjelaskan terkait peran strategis imigrasi dalam pengamanan negara dan mendukung program pembangunan nasional, dalam rapat pimpinan, di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Senin (29/1/2024). FOTO/ KIRIMAN TAUFIK

posaceh.com, Jakarta – Pada 28-29 Januari 2023, Imigrasi menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) di Hotel Ritz Carlton Jakarta, menjadi forum konsolidasi untuk membahas isu-isu perbatasan, keamanan, dan kontribusi ekonomi. Narasumber internasional seperti Wakil Komisioner ICA Singapura, Deputy Director General of Immigration Malaysia, dan Regional Director Australia berbagi best practice pengelolaan fungsi imigrasi.

Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim menekankan peran strategis imigrasi dalam pengamanan negara dan mendukung program pembangunan nasional. Konsolidasi dan transformasi melalui strategi digitalisasi termasuk kebijakan, proses bisnis, sumber daya manusia, teknologi, dan optimalisasi pengelolaan border.
“Kita harus mengedepankan aspek prosperity dan environment dalam pengelolaan border. Aspek prosperity ini kita harapkan dapat mendukung investasi asing di wilayah perbatasan tanpa mengabaikan keamanan dan lingkungan. Pendekatan security dan environment juga sangat penting untuk mendorong kerjasama dengan stakeholders,” ucapnya, Senin (29/1/2024).

“Melalui forum ini, kita juga berupaya mengubah orientasi border dari sekadar aspek kewilayahan menjadi pemahaman yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan politik, seiring dengan upaya untuk meningkatkan taraf hidup warga di perbatasan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyoroti kontribusi imigrasi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), mencapai Rp 7,6 T di tahun 2023. Sri Mulyani mendorong pemanfaatan pertumbuhan PNBP untuk peningkatan layanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Menteri PAN dan RB Abdullah Azwar Anas juga membahas terkait visi layanan digital Indonesia seiring dengan tema Hari Bhakti Imigrasi ke-74. Transformasi digital diharapkan menjadi fondasi untuk memberikan layanan cepat, mudah, dan murah kepada masyarakat.

Rapat tersebut dihadiri oleh 270 peserta, termasuk Direktur Jenderal Imigrasi, Kepala Kantor Wilayah, dan Atase Teknis dari 22 Perwakilan Imigrasi di luar negeri. Peserta didorong untuk aktif berperan dalam mendorong aktivitas perekonomian dan perdagangan dengan negara tetangga, mengubah orientasi mengenai border.(Wahyu Desmi/*)

 

Exit mobile version