posaceh.com, Sigli – Kantor Imigrasi Banda Aceh resmi membuka gerai layanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sigli, Kabupaten Pidie. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Bambang Tri Cahyono, sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat, Senin (6/4/2026).
Kehadiran gerai tersebut menjadi solusi bagi warga Pidie dan sekitarnya yang selama ini harus menempuh perjalanan ke Banda Aceh untuk mengurus paspor. Pada hari pertama operasional, sebanyak 20 pemohon paspor telah dilayani dengan proses yang cepat dan transparan.
Layanan yang tersedia di MPP Sigli meliputi permohonan paspor baru serta penggantian paspor yang telah habis masa berlaku. Integrasi layanan dalam satu lokasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Bambang Tri Cahyono menyampaikan, pembukaan gerai tersebut merupakan wujud komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan berkualitas.
Foto bersama usai peresmian gerai layanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sigli, Kabupaten Pidie, Senin (6/4/2026). FOTO/ DOK MPA
“Pembukaan gerai di MPP Sigli ini adalah wujud nyata dari nilai berorientasi pelayanan yang kami pegang teguh. Kami ingin negara hadir lebih dekat dengan masyarakat Pidie,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat pada hari pertama menjadi indikator positif terhadap keberadaan layanan tersebut.
“Melihat 20 pemohon pertama yang terlayani dengan baik hari ini, saya optimis kehadiran kami di sini akan memberikan dampak positif bagi mobilitas dan produktivitas warga. Kami tidak hanya memindahkan tempat pelayanan, tetapi juga membawa standar pelayanan prima yang bersih, cepat, dan transparan langsung ke tengah masyarakat,” imbuhnya.
Meski mengedepankan kemudahan, proses permohonan paspor tetap melalui tahapan verifikasi berkas dan wawancara secara ketat guna menjaga aspek keamanan dan kedaulatan negara.
Dengan beroperasinya gerai Imigrasi di MPP Sigli, masyarakat Kabupaten Pidie kini memiliki alternatif layanan paspor yang lebih dekat, sekaligus mendukung optimalisasi fungsi Mal Pelayanan Publik sebagai pusat layanan terpadu.(Why/*)
