posaceh.com, Banda Aceh – Orang tua salah satu pemain PSAB U-17 Aceh Besar mendoakan anaknya bernama Arif agar sukses dalam menjalani laga Piala Soeratin 2024 nasional di Solo, Jawa Tengah. Sang ibu yang hanya menyebutkan namanya, War dari pemain wing bek kiri itu mengaku senang dan gembira atas keberhasilan putranya lolos dari seleksi dan menjadi skuad utama PSAB U-17.
“Saya sangat senang dan gembira atas keberhasilan putra saya terpilih menjadi anggota tim PSAB untuk mengikuti Piala Soeratin di Solo,” katanya yang didampingi putranya Arif dan sejumlah ibu-ibu lainnya yang duduk di halaman Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (5/12/2024) pagi.
Ibunda Arif berharap putranya tetap dalam keadaan sehat selama mengikuti mengikuti kejuaraan sepakbola usia remaja tersebut. “Saya terus memohon dan berdoa kepada Allah SWT agar Arif diberi kemudahan selama bertanding,” tambahnya.
Ibu satu ini mengungkapkan bakat putranya telah terlihat sejak usia setahun, di mana saat pergi berbelanja ke pasar, selalu minta dibelikan bola. Dia menambahkan sejak usia sekolah, Arif aktif mengikuti latihan sepakbola dan berbagai pertandingan tingkat sekolah dan juga gampong.

Dikatakan, saat putranya akan mengikuti seleksi di Aceh Besar, dirinya memberi dukungan kuat, sekaligus mendoakan agar lolos seleksi dan masuk tim utama PSAB. “Alhamdulillah, putranya saya berhasil masuk tim utama,” katanya.
Seperti dilaporkan Plt Ketua Umum PSAB Aceh Besar, dari 500 orang, sebanyak 30 orang lolos seleksi, tetapi yang diboyong ke Solo sebanyak 22 orang, salah satunya Arif. Sedangkan Arif mengaku senang dapat mengikuti laga di Piala Soeratin dan akan berusaha keras membantu rekan setimnya untuk meraih kemenangan.
Sementara itu, para pemain dan orang tua masing-masing telah datang ke Dekranasda Aceh Besar sejak pagi hari untuk mengikuti upacara penglepasan oleh Pj Bupati Aceh, Muhammad Iswanto. Dengan sabar mereka menunggu, sambil berinteraksi satu sama lain dengan duduk berdampingan di taman Dekranasda, Dari pantauan, ada yang datang berombongan, satu keluarga diangkut, tetapi sebagian besar didampingi seorang ibu.(Muh)











