Daerah

IAIN Takengon Wisuda 328 Lulusan, Siap Bertransformasi Jadi UIN

29
×

IAIN Takengon Wisuda 328 Lulusan, Siap Bertransformasi Jadi UIN

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan Wisuda IAIN Takengon di Gedung Olah Seni (GOS), Takengon, Aceh Tengah, Selasa 4 Juli 2026. FOTO/ RRI

posaceh.com, Takengon – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon mewisuda 328 lulusan, dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda di Gedung Olah Seni (GOS), Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (4/7/2026).

Seratus lulusan tersebut terdiri atas 117 lulusan program Sarjana (S1) dan 211 lulusan dari program Magister (S2).

Wakil Rektor I IAIN Takengon, Dr. Al Mussana, M.Ag, mengatakan lulusan program Magister lebih banyak dibandingkan Sarjana. Hal ini menunjukkan semakin tingginya minat melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi.

“Untuk program Magister, rata-rata mahasiswa menyelesaikan studi dalam waktu 18 bulan, lebih cepat dari target 24 bulan. Sedangkan program Sarjana rata-rata selesai dalam waktu Empat tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Takengon, Prof. Ridwan Nurdin, MCL, menyampaikan optimisme bahwa jumlah wisudawan akan terus meningkat, hingga mencapai sekitar 700 orang pada tahun-tahun mendatang.

Dirinya juga mengungkapkan rencana transformasi IAIN Takengon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun depan.

Menurutnya, pemerintah kabupaten Empat telah diajak berdiskusi, terkait perubahan status tersebut.

Nama yang mengerucut adalah UIN Sultan Merah Djohan (Sultan Alaiddin Johan Syah bin Meurah Adi Genali).

Sebagai penghormatan kepada pendiri, sekaligus Sultan pertama Kerajaan Aceh, sebutnya.

Ridwan menambahkan, jika perubahan status terwujud, jumlah siswa aktif diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu orang.

Jumlah mahasiswa yang besar ini juga akan memberikan dampak bagi perekonomian di Aceh Tengah.

Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang resmi menyandang gelar sarjana maupun magister. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Hari ini IAIN Takengon mempersembahkan kepada bangsa para lulusan, yang siap menghadapi perkembangan zaman. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat, serta jangan pernah melupakan jasa para dosen,” kata Haili.

Pada kesempatan itu, IAIN Takengon juga memperkenalkan Tiga program studi baru jenjang Sarjana, yakni Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, dan Akuntansi Syariah, yang mulai menerima mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.

Prosesi wisuda menambahkan penghargaan penghargaan kepada lulusan terbaik serta lulusan inspiratif. Penghargaan lulusan inspiratif diberikan kepada Abu Mukmin, yang menyelesaikan pendidikan S2 di usia 60 tahun.(Muh/*)