EkbisNasional

HP Baterai 8.000 mAh Tapi Tetap Tipis, Kok Bisa?

32
×

HP Baterai 8.000 mAh Tapi Tetap Tipis, Kok Bisa?

Sebarkan artikel ini
HP Baterai 8.000 mAh Tapi Tetap Tipis, Kok Bisa? FOTO/detikINET

posaceh.com, Jakarta – Smartphone dengan baterai besar biasanya identik dengan bodi tebal dan berat. Namun kini mulai bermunculan perangkat dengan kapasitas jumbo hingga 8.000 mAh yang tetap tampil ramping. Hal ini tentu memunculkan pertanyaan: bagaimana bisa kapasitas besar tidak berbanding lurus dengan ketebalan?

Krisva Angnieszca, Public Relations Lead Realme Indonesia mengungkap kuncinya ada pada teknologi desain baterai yang semakin canggih, salah satunya adalah teknologi stacking. Dengan metode ini, komponen baterai tidak lagi disusun secara konvensional yang melebar, melainkan ditata berlapis dan lebih rapat.

“Hasilnya, kepadatan energi meningkat sehingga lebih banyak daya bisa dimasukkan ke dalam ruang yang sama. Pendekatan ini membuat ruang di dalam perangkat bisa dimanfaatkan secara maksimal tanpa harus menambah dimensi bodi,” jelas Krisva saat sesi me

Selain itu, efisiensi ruang di dalam smartphone juga mengalami banyak peningkatan. Produsen kini menata ulang komponen internal seperti motherboard agar lebih ringkas, menggunakan komponen yang lebih kecil dan terintegrasi, serta mengurangi ruang kosong yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Dengan begitu, porsi ruang untuk baterai bisa diperbesar tanpa mengorbankan desain keseluruhan.

Jika dibandingkan dengan powerbank, kapasitas besar seperti 8.000 mAh memang bukan hal baru. Namun pendekatan desainnya berbeda. Powerbank umumnya hanya berfokus pada kapasitas sehingga bentuknya cenderung lebih tebal dan kurang memperhatikan ergonomi.

Sementara smartphone harus menjaga keseimbangan antara kapasitas, desain, dan kenyamanan saat digunakan. Itulah sebabnya, meski kapasitasnya besar, smartphone tetap dituntut agar tipis dan nyaman digenggam.

Sebagai perbandingan, mayoritas smartphone saat ini masih berada di kisaran 5.000 hingga 6.000 mAh. Dengan ketebalan yang sama, Realme C100 bisa membawa baterai kapasitas 8.000 mAh, pengguna bisa mendapatkan daya tahan yang jauh lebih panjang, terutama untuk penggunaan intensif seperti gaming, streaming, atau navigasi.

Perbandingan lainnya, tiga unit Realme C100 setara dengan bodi powerbank 20.000 mAh. Artinya pengguna bisa mendapatkan tambahan dayanya itu 4.000 mAh dari ketiga ponsel tersebut.

“Dan meskipun ditumpuk, ketebalannya itu masih tetap 15.9% lebih tipis dibandingkan dengan powerbank yang 20.000 mAh,” ucap Kriva.

Lanjut disampaikan Krisva, pendekatan yang dilakukan Realme merupakan bagian dari upaya mereka menjawab kebutuhan pengguna yang semakin bergantung pada smartphone.

“Kami melihat kebutuhan pengguna saat ini sudah masuk ke era heavy usage, di mana daya tahan baterai menjadi faktor krusial. Melalui inovasi seperti teknologi stacking dan efisiensi ruang, kami ingin menghadirkan kapasitas besar tanpa mengorbankan desain yang tetap tipis dan nyaman digunakan,” ujarnya.

“Jadi, Realme C100 itu nggak cuma hanya bertenaga, tapi juga tetap bisa ramping,” pungkas Krisva.(Muh/*)