*Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Narkoba
posaceh.com, Kota Jantho — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Besar, Munadi SPdI MPd, mengajak pelajar meneladani semangat perjuangan pemuda, bijak menggunakan media sosial, serta menjauhi narkoba dan pergaulan bebas.
Ajakan tersebut disampaikan Munadi saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang diikuti ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan, di halaman SMP Negeri 3 Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (28/10/2026).
Munadi mengatakan, semangat persatuan yang ditunjukkan para pemuda pada 28 Oktober 1928 harus menjadi teladan bagi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan melalui pendidikan dan prestasi.
“Sembilan puluh delapan tahun yang lalu, para pemuda Indonesia mengikrarkan Sumpah Pemuda untuk menyatukan tujuan bersama. Semangat persatuan itulah yang menjadi fondasi kokoh lahirnya NKRI,” kata Munadi.
Ia menegaskan, perjuangan pelajar saat ini diwujudkan melalui kesungguhan belajar, peningkatan pengetahuan, dan kedisiplinan. Menurutnya, kemudahan fasilitas yang tersedia saat ini harus dimanfaatkan untuk meraih prestasi.
“Dua puluh lima tahun yang lalu, saya juga seorang pemuda yang tumbuh tanpa gawai seperti anak-anak hari ini. Pengalaman kami dahulu waktu sekolah harus berjalan kaki. Kemudahan sarana hari ini seharusnya menjadikan kalian jauh lebih bersemangat untuk berprestasi,” ujarnya.
Munadi juga mengingatkan pelajar agar bijak menggunakan media sosial. Ia meminta siswa tidak menyebarkan unggahan atau konten yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan sampai unggahan atau aktivitas digital kita justru merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta siswa menjauhi narkoba dan pergaulan bebas. Pelajar, kata dia, harus mampu memilih lingkungan pergaulan yang baik agar tidak terjerumus dalam perilaku yang merusak masa depan.
“Masa SMP adalah masa di mana anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan ingin mencoba banyak hal. Karenanya, hati-hatilah dalam bergaul. Jangan sampai terpengaruh oleh narkoba dan pergaulan bebas,” terangnya.
Munadi turut mengingatkan siswa agar menghargai pengorbanan orang tua dengan belajar sungguh-sungguh. Ia menegaskan, keberhasilan membutuhkan usaha, disiplin, dan doa serta restu orang tua.
“Kesuksesan itu tidak jatuh begitu saja dari langit, tetapi butuh pengorbanan dan kesungguhan belajar. Dan yang tak kalah penting, doa serta restu orang tua adalah kunci utama untuk meraih keberhasilan,” pungkasnya.(Why)
