posaceh.com, Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mengerahkan sejumlah tim penyuluh guna mengatasi kasus serangan hama pemakan batang yang saat ini telah merusak tanaman padi petani seluas enam hektare, tersebar di Kecamatan Kuala dan Kecamatan Suka Makmue.
“Serangan terjadi di beberapa titik lokasi di dua kecamatan yaitu di Kecamatan Kuala dan Kecamatan Suka Makmue. Jenis hamanya adalah pemakan batang, dan ini tergolong jarang atau baru pertama kali terjadi di Kabupaten Nagan Raya,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya Marzuki di Nagan Raya, Jumat (1/5/2026).
Ia mengatakan, serangan hama ini berakibat fatal pada kualitas gabah. Menurut laporan yang diterima, kualitas rendemen padi menurun drastis hingga hanya menyisakan sekitar 40 persen saja.
Di Kecamatan Suka Makmue, kondisi bahkan lebih sulit karena serangan terjadi menjelang masa panen, sehingga upaya pemulihan tanaman menjadi sangat riskan dan tidak maksimal.
“Ada beberapa titik di Suka Makmue yang kondisi panennya tidak bisa dimanfaatkan kembali karena tidak dapat teratasi tepat waktu,” katanya menambahkan.
Sebagai upaya pencegahan, pemerintah daerah menyatakan telah bekerja sama dengan tim Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) untuk melakukan langkah pengendalian awal.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga telah memberikan sosialisasi dan arahan kepada kelompok tani, agar nantinya lebih mandiri dalam memitigasi risiko di masa mendatang dengan memperhatikan aspek-aspek teknis perawatan lahan.
Pihaknya juga meminta petani agar menjaga kebersihan lingkungan di sekitar area persawahan, rutin mengecek tingkat keasaman tanah, serta melakukan pemantauan mandiri sejak dini untuk mencegah penyebaran hama lebih luas.
Meski pengendalian sudah dilakukan, Marzuki mengakui bahwa efektivitas penanganan juga sangat bergantung pada kemampuan finansial dan kemandirian dari masing-masing kelompok tani dalam mengikuti arahan teknis yang diberikan.(Muh/*)
